CARITAS KEUSKUPAN KETAPANG

Caritas Keuskupan Ketapang adalah lembaga pelayanan kemanusiaan yang hadir untuk menggerakkan komunitas dalam meningkatkan ketangguhan diri dan pengorganisasian diri sebagai upaya mengurangi kerentanan

DIMENSI DASAR CARITAS #1

Memiliki Identitas Caritas yaitu Melayani dengan Kasih (Deus Caritas Est), dan bekerja berdasarkan visi dan misi, nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dianut oleh Caritas Keuskupan Ketapang

DIMENSI DASAR CARITAS #2

Memiliki struktur pelayanan dengan manajemen yang baik, efisien, efektif, berkomitmen tinggi

DIMENSI DASAR CARITAS #3

Melayani berdasarkan Konteks (profilling) yang mengacu pada prioritas isu-isu kerentanan yang dihadapi masyarakat di wilayah Keuskupan Ketapang menuju masyarakat yang resilien terhadap bencana yang sewaktu-waktu mengancam.

ALAMAT CARITAS

Jln. R.M. Sudiono No.11,KETAPANG 78813, Ketapang - Kalimantan Barat - INDONESIA Telp. +62534-32344, Email: caritasketapang@gmail.com / berkuak@gmail.com Website: www.caritasketapang.org

Kamis, 31 Desember 2020

Kamis.31.12.20 Inspirasi pagi "semangat...

Kamis.31.12.20 Inspirasi pagi


Yoh.1:1-18 “Semangat……”

Akhir  tahun   merupakan saat kita melihat kembali tahun lalu. Bisa jadi perjalanan tahun ini menjadi tahun yang sulit. Tahun kecemasan oleh karena pandemi corona yang hingga saat ini tidak kunjung mereda. Bisa jadi situasi ekonomi rumah tangga  merosot. Bisa jadi tahun ini menjadi tahun kerinduan karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar. Bisa jadi kesempatan berkumpul telah sirna. Beberapa kehilangan orang yang dicintai  dan berjuang untuk menerima kehilangan tersebut. 

Lupakan sejenak segala hiruk pikuk dunia di sekitar kita, lupakan sejenak rencana soal  tiup trompet karena termasuk sarang penyebaran korona yang efektif; lupakan sejenak rencana api unggun dan bakar jagung  yang mengundang kerumunan.

Namun sisakan sejenak waktu pagi di akhir tahun ini untuk sebentar saja mengenang kembali ucapan syukur dalam doa, waktu untuk menyambut rahmat dan hadiah yang telah datang dan telah menjadi daging kehidupan kita. 

Tidak peduli apa yang telah kita lalui, kita semua memiliki sesuatu untuk disyukuri; kita semua telah diberkahi dengan satu atau lain cara. Rahmat terbesar dan sumber dari semua rahmat lainnya adalah kita masih boleh menghirup nafas kehidupan, karena dicintai Tuhan. Itulah kasih terbesar. Cinta Allah atas kehidupan, bahkan telah hadir dalam kehidupan kita. “Firman telah menjadi daging dan mau tinggal di antara kita, dan kita melihat kemuliaan-Nya”. Renungkan sejenak “Sang sabda kehidupan telah menjadi daging dan memberi kehidupan untuk kita”.


Selamat pagi sahabat. Tetap membangun sebuah harapan karena kita masih diberi kesempatan untuk hidup. Tetap nyalakan lilin anda agar tetap memberi terang pada setiap langkah yang akan anda putuskan. Masa depan jauh lebih penting dari masa lalu. 


Ketika hati berbisik, aku capek, aku telah gagal, aku menyerah, hanya ada satu kata, semangat! Ayo bangun!. Awali hidup dengan penuh pengharapan. Teruslah menimba  kebaikan, tetap bersyukur atas masa lalu sekalipun harus kehilangan, sekalipun cemas, sekalipun segala rencana belum berhasil . Allah berserta kita.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo...Terima kasih untuk supportnya yang luar biasa. Memang akhir2 ini ada perasaan lelah, jenuh juga cemas karena pandemi corona  bukannya berkurang tetapi semakin parah. Kami yang bekerja dirumah sakit, sungguh merasakan beratnya perjuangan teman2 kami tenaga kesehatan.Mereka yang sudah menjadi korban sebanyak 484 yang terdiri dari dokter, perawat dan tenaga kesehatan lain. Pasien meninggal tiap hari di rumah sakit kami sampai 3-5 orang. Hampir semua RS sudah kewalahan dengan pasien corona, sampai terkadang harus antre 1-2 hari baru bisa masuk. Terkadang kondisi sudah terlanjur drop bisa2 meninggal di IGD. Namun renungan Romo pagi ini mengajak kami untuk optimis dan bangkit apapun yang telah terjadi. Apa rencana Tuhan dibalik semua ini, kita tidak tahu. Yang jelas pasti rencanaNya baik untuk kita. Kita hanya bisa berserah apapun yang yang terjadi itu pasti, sesuai dengan rencananya. Kita masih mempunyai suatu harapan, dan tentu disertai rahmat yang cukup untuk bangun dan berharap kembali. Semoga tahun 2021 yang sudah 1 tapak didepan kita membawa rahmat dan harapan yang lebih baik...Tuhan memberkati....


Rabu, 30 Desember 2020

Rabu.30.12.20 Inspirasi pagi "berdoa bekerja berdoa lagi"

Rabu.30.12.20 Inspirasi pagi

Lk.2:36-40 “berdoa, bekerja, kemudian berdoa lagi. 


Hari ini kita disuguhi profile seorang wanita tua yang setiap hari ada di ruang suci, yakni Anna. Dia juga dikenal sebagai seorang Nabiah,  putri Phanuel, dari suku Asyer.  Dia telah menikah selama tujuh tahun sebelum menjadi seorang janda. Dia sekarang berusia delapan puluh empat tahun  selalu melayani Tuhan siang dan malam dengan puasa dan doa. Dia tidak memiliki siapa siapa lagi, kecuali mengandalkan Tuhan dalam kehidupannya yang sunyi. Hari harinya selalu diawali dengan kegiatan berdoa, puasa dan berdoa; dia bekerja.


Inggat Anna, ingat ibu saya ketika masih hidup, selalu setia hadir dalam perayaan ekaristi di jumat pertama. Untuk apa ibu, tanya saya? Ini kesempatan dan saat ibu mengenang diri kalian. Doa beliau dan doa para orang tua tua dalam perayaan ekaristi di  sore hari, pagi hari menjadi saksi kuat bahwa kesetiaan dalam doa selalu membuahkan hasil yang baik pada waktunya. 


Tidak heran, Yesus yang telah dewasa melihat  bahwa para janda cenderung memiliki kegiatan yang sangat positif. Misalnya dalam salah satu perumpamaan yang Yesus ucapkan, seorang janda terus mendatangi hakim yang korup demi keadilan yang menjadi haknya, sampai akhirnya dia membuatnya menganggapnya serius. Atau pada kesempatan lain, saat Yesus berada di Bait Suci di Yerusalem, dia melihat seorang janda memasukkan dua koin tembaga ke dalam harta Bait Suci, yang harus dia jalani. 


Banyak yang dapat kita pelajari dari janda ini. Salah satu model pemberian diri sepenuhnya kepada Tuhan. Mereka mereka itu  mengingatkan kita bahwa Tuhan datang kepada mereka yang dengan penuh doa mencari-Nya dan dia mendorong kita untuk berbagi dengan orang lain tentang Tuhan.  Kesetiaan pada doa selalu menghasilkan buah yang baik pada waktunya untuk dirinya, untuk anak anaknya.




Berdoa dan apa lagi  puasa adalah memberi waktu, menyediakan hati kita kepada Tuhan, mempersilakan Tuhan hadir dalam hidup kita meski hanya sebentar saja. Kesetiaan pada doa selalu menghasilkan buah yang limpah. Doa juga dapat menjadi kesaksian hidup kita setiap hari. Mengawali hari dalam ekaristi seperti yang dilakukan banyak orang tua adalah kesaksian hidup yang penuh makna dan sukacita. Di sana ada ungkapan syukur, ada doa untuk anak anaknya agar tumbuh berkembang dalam kehidupan yang lebih baik. 


Selamat pagi sahabat. Makna terdalam  kehidupan kita adalah mensyukuri apa yang boleh kita miliki, dan alami dan tidak lupa untuk selalu berkembang dan bertumbuh setiap saat. 


Hidup dengan rasa syukur adalah  baik, dan hidup dengan terus bertumbuh akan menjadi lebih baik lagi. Emanuel, Allah beserta kita

Sharing Sr. Anthonella Osf:
Selaamt pagi Romo, terima kasih kiriman inspirasi pagi yang bagus. Oya Romo hari ini kita disuguhkan figur seorang pribadi yang meluangkan waktu dan hidupnya dihadapan Tuhan. Kesetiaan dan ketekunan yang telah dipersembahkan kepada Tuhan tidak sia2. Tuhan menganugerahkan kepadaNya yang sangat dirindukannya yaitu berjumpa dengan Tuhan. Anugerah yang luar biasa..... Marilah kita mohon rahmat agar senantiasa dianugerahi rahmat kesetiaan dan ketekunan didalam hidup rohani dan dalam pelayanan sehingga suatu saat kitapun boleh berjumpa dengan Dia yang merupakan kerinduan dan harapan kita. Tuhan memberkati...

Selasa, 29 Desember 2020

Selasa.29.12.20 Inspirasi pagi "Simeon"

Selasa.29.12.20 Inspirasi pagi

Lukas 2: 22-35 “Simeon”

Sekarang Tuhan perkanakanlah hambamu berpulang, dalam damai sejahtera menurut sabdamu. Sebab mataku telah memlihat keselamatan-Mu yang Kau sediakan di hadapan segala bangsa. Cahaya untuk menerangi para bangsa dan kemuliaan umat-Mu Israel. 

Doa dan senandung Simeon sambil menggendong bayi Yesus. Doa singkat gereja yang sangat familiar. Doa ucapan syukur karena Tuhan telah memperkenankan hambanya melewati hari hari dengan penuh aktivitas dan kegiatan. Doa orang yang telah siap menghadapi segala kemungkinan. Doa penuh harapan akan kwalitas kehidupan dimana dapat bertatap muka dengan sang Pencipta.

Saya pernah   bercita cita untuk melihat tanah suci, namun nampaknya cita cita itu tidak akan pernah terwujud disamping wabah corona membuat negara Isreal semakin ketat untuk pendatang atau wisatawan, juga karena usia saya sudah lebih dari 60 tahun, saat-saat anthusiame dan produktivitas tinggi sudah pada fase senja. Lagian siapalah saya hanya seorang imam yang selama ini hanya tahu pedalaman saja. 

Saya hanya mau mengatakan, kita mungkin memiliki hal hal yang ingin kita lakukan sebelum kita mati. Ada warisan indah yang kita tinggalkan untuk generasi berikutnya.

Dalam pembacaan Injil pagi ini kita diperkenalkan kepada manusia yang sangat baik selama bertahun-tahun dengan nama Simeon, yang keinginan terdalamnya adalah untuk melihat satu orang tertentu sebelum dia meninggal, orang yang disebut dalam pembacaan Injil sebagai 'Kristus dari Tuhan'. Keinginan itu dikabulkan pada hari Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke bait suci di Yerusalem. 

Mari mengambil hikmah. Doa Simeon dapat menjadi doa kita semua, doa Simeon juga menjadi harapan kita setiap saat, “mata yang juga mampu melihat keselamatan yang telah disiapkan Tuhan untuk dilihat oleh semua bangsa. 

Benar bahwa kita tidak akan sepenuhnya melihat keselamatan Tuhan, Juruselamat, sampai kehidupan selanjutnya. Namun, dalam arti yang sangat nyata mata kita telah melihat Juruselamat kita; kita  melihatnya dengan mata iman di dalam dan melalui gereja, dalam perayaan sukacita Natal.

Selamat pagi sahabat, meski masih samar samar, tetap berharap suatu saat, kita akan bertemu dari muka ke muka, kata Paulus. Kita semua adalah pencari; kita mencari dan merindukan kebenaran, kebaikan, cinta, terang, yang semuanya dapat ditemukan dalam pribadi junjungan kita. Jangan berhenti berharap. Tetap tekun dalam setiap usaha sekecil apapun. Emanuel, Allah beserta kita.

Sharing Sr. Anthonella Osf:

Selamat pagi Romo, terima kasih kiriman inspirasi paginya yang bagus sekali. Iya Romo seperti Romo katakan diatas bahwa kita mungkkn akan bisa mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara langsung nanti setelah kita mengalami kepenuhan dalam hidup ini. Namun secara iman kita setiap hari telah berjumpa dengan Yesus pada saat Perayaan Ekaristi...Bahkan Beliau berkenan masuk dan menyatu dalam tubuh kita yang berdosa ini...Marilah kita selalu memanjatkan doa agar kita dianugerahi kemampuan untuk tetap ada dalam kesatuan denganNya, sampai nanti suatu saat kita boleh mengalami kepenuhan hidup dan boleh bersatu sepenuhnya dengan yang kita rindukan yaitu Yesus Tuhan kita. Tuhan memberkati...

Senin 28.12.20 Inspirasi pagi "paranoid"

Senin.28.12.20 Inspirasi pagi

“Pesta kanak kanak suci”

Matius 2: 13-18 “paranoid”

Paranoid atau paranoia adalah gangguan mental yang diderita seseorang yang yang meyakini bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya. Sifat dan gayanya sering tidak irasional terkadang cendrung stress. Gangguan mental ini disebabkan oleh tanggapan terhadap situasi  konflik terhadap egonya dan biasanya sudah terbentuk sejak usia muda.

Orang yang mengalami Paranoid sering kali cemas, takut berlebihan sampai tidak rasional dan timbul delusi ditandai proses pikiran yang terganggu yang  cirinya berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan secara tidak rasional, tidak mudah mempercayai orang lain. (Wikipedia)

Kita tahu dari sumber sejarah saat itu bahwa Herodes Agung memiliki reputasi untuk melenyapkan siapa pun yang dianggapnya sebagai ancaman bagi kekuasaannya. Dia menjadi semakin paranoid menjelang akhir masa pemerintahannya yang panjang dan beberapa putranya sendiri dibunuh karena dia curiga mereka berencana untuk menggulingkannya.


Dalam pesta kanak kanak Suci hari ini, injil menyuguhkan kisah  Herodes sebagai seorang penguasa yang kejam. Ia tidak dapat mentolerir siapa pun yang mungkin dianggap Raja orang Yahudi, bahkan jika Raja yang dimaksud adalah bayi yang baru lahir dan, dalam upaya untuk memastikan bayi ini akan mati, dia memerintahkan pembunuhan semua bayi yang berusia sama. Oleh karena tindakan yang biadab ini, bayi Yesus harus diungsikan ke Mesir.


Apa yang bisa kita pelajari dari kisah pembantaian (massacre) anak anak yang tidak berdosa ini.


Tuhanpun bisa menjadi pengungsi oleh karena penguasa yang gila kuasa. Kisah gelap ini akan selalu hadir mana kala ada penyalah gunaan kekuasaan politik.(kerakusan akan kekuasaan). 

Dalam situasi seperti ini,  kita tidak bisa tidak, memikirkan semua orang yang telah menjadi pengungsi  karena penyalahgunaan kekuasaan politik.

Kesetiaan  Yosep sebagai ayah, suami,  kuat perhatian dan setia menjadi pembelajaran iman untuk kita semua.


Selamat pagi sahabat, terkadang dalam hidup kita sendiri, ketika orang lain melemparkan kita ke dalam situasi yang sulit, gelap, seakan tidak tidak ada jalan keluar. Terkadang kita enggan  mempercayai orang, selalu curiga, cendrung menyalahkan orang lain, dendam, terlalu sensitive, kaku, tidak fleksibel, melihat orang lain selalu sebagai jelek dan saingan, mudah cemburu dan tanpa alasan yang jelas sering tidak percaya dengan kesetiaan pasangannya. Sering berpikir negatip terhadap orang lain. Situasi seperti itu sering tak terhindari.



Dalam situasi seperti itu,  iman dapat  menjadi satu satunya cahaya yang dapat menopang kita. Mari menggali inspirasi dari Keluarga Kudus yang menjadikan iman sebagai tuntunan hidup. Emanuel. Allah menyertai kita dengan berkatnya.

Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasih kiriman inspirasi pagi yang sangat inspiratif. Injil hari ini sangat mrnyentuh hati terdalam karrna brrapa banyak anak2 tak berdosa menjadi tumbal demi mempertahankan kekuasaan. Sangat mengerikan ya Romo...Sepertinya di jaman sekarangpun sikap seperti itu masih terjadi, bahkan mungkin sampai ke  Biara walapun tidak separah ceritera dalam Injil hari ini. Tidak jarang kita temukan orang yang mempunyai kedudukan tertentu, merasa nyaman, serba kecukupan dan bisa berbuat apa saja yang dimaui merasa paranoid akan kehadiran orang lain yang diperkirakan bisa menggesernya. Marilah kita mohon rahmat kepada Tuhan agar selalu diingatkan akan motivasi kita masuk biara bukan untuk mencari kenyamanan, kedudukan dan kekuasaan namun untuk melayani sesuai dengan karunia yang dianugerahkan kepada kita. Sehingga suatu saat kita harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita dihadapan Allah, kita dengan gembira menyatakan telah melaksanakan yang Tuhan tugaskan dengan baik dan penuh tanggung jawab... Tuhan memberkati...


Minggu 27.12.20 Inspirasi pagi "keluarga kudus dari Nasaret"

Minggu.27.12.20 Inspirasi pagi

Lk.2:22-40

“Keluarga kudus dari Nasaret”

Ada ungkapan yang sering kita dengar, orang yang paling sulit untuk dicintai adalah orang yang paling dekat dengan kita yaitu anggota keluarga kita. Benarkah demikian? Betulkah mereka bisa saling menyakiti, betulkan dendam sering berubah menjadi kebencian sehingga mengakibatkan perpecahan bahkan perpisahan dalam keluarga. Betulkah awalnya itu mulai dari hal hal kecil seperti ketidakpuasan dan ketidakbahagiaan? 

Betul atau tidak, kisah ini sering mengalir dari pasangan pasangan muda yang tengah memilih jalan untuk pisah. Mereka telah menduga salah untuk memilih belahan jiwa.  Mereka merasa sama sama lelah untuk mengurus keluarga.


Hari ini masih dalam suasana Natal, gereja mengajak kita untuk merenungkan model keluarga kecil sederhana dan gembira, yakni Yosep, Maria dan putranya Yesus dari Nasaret. Pertanyaan yang sama, mungkinkah Yosep berpikir, saya tidak ingin mimpi lagi, saya ingin hidup damai, saya lelah mengurus Maria dan Yesus. 


Atau sebaliknya Maria berpikir, ah saya kan melakukan apa yang Tuhan kehendaki saya lakukan. Kenapa hidup ini tidak nyaman mencari tumpangan saja sulit, orang orang tidak punya hati. Saya merasa tidak aman dan lelah. 


Atau seandainya bayi Yesus bisa bicara, mungkinkah Ia akan mengatakan, bukan ide saya tentang lahir di palungan bekas kandang domba. Tidak bisakah bapa saya dan ibu saya berusaha lebih keras lagi mencari tempat yang lebih baik dan nyaman?


Saya rasa bisa saja mereka berpikir seperti itu, tetapi mereka tidak melakukannya karena mereka memilih dan sepakat untuk tidak melakukan. Mereka memilih dan memutuskan untuk tetap saling mencintai, menerima kelebihan dan kekurangan  dalam situasi terhimpit sekalipun dan merenungkan serta menyimpannya dalam dalam.

Bagi Yosep dan Maria, Yesus, keluarga kudus mencerminkan keutuhan cinta dalam kebersamaan hidup. Keagungan cinta sejati jauh lebih utama. Itulah sifat kekudusan keluarga.

Selamat pagi sahabat, mari, jangan biarkan kebencian kemarahan terhadap anggota keluarga membawa kita ke dalam kehancuran. Jangan biarkan amarahmu terus berlangsung sampai matahari terbenam. Jangan beri iblis kesempatan lagi.. Tetap dalam doa harapan, memohon Tuhan memenuhi hati kita akan kedamaian kegegembiraan, kebaikan dan pengampunan.

Semoga keluarga Kudus juga berdoa bagi kita, agar kita memiliki kekuatan dan keberanian seorang Yusuf, kelembutan hati dan iman seorang Maria, dan semoga Yesus melindungi keluarga kita dari semua kejahatan dan bahaya. Tidak ada lagi kekerasan, keterasingan, dan perpecahan, yang ada  kebersamaan hidup yang menggembirakan dalam rencana Allah. Berkah Dalem. 

Sharing Sr. Antonella Osf

Selamat sore Romo... Terima kasih untuk kiriman  inspirasi pagi yang bagus....Pada hari ini Gereja secara khusus merenungkan peran keluarga Kudus yang seharusnya menjadi acuan keluarga2 kristiani.. Keluarga Kudus di Nasareth sungguh2 hidup dalam kesederhanaan namun berbahagia. Maka kebahagiaan dalam keluarga bukan semata-mata terletak pada harta, namun lebih2 adanya saling pengertian, penahanan diri, saling percaya dan masing2 anggota dapat berperan sesuai dengan perannya masing2. Baik berperan sebagai ayah, ibu maupun anak. Apabila peran tersebut betul2 dilaksanakan dan dihayati niscaya akan muncul saling menghormati, menghargai dan mencintai. Semoga apapun peran kita jika laksanakan dengan tulus dan dengan sebaik-baiknya maka hidup bersama mrnjadi bahagia dan indah. Dengan demikian akan menjadi contoh hidup bahagia bagi orang2 disekitar kita. Tuhan memberkati...


sabtu.26.12.20 Inspirasi pagi "teguh dalam kesaksian hidup"

Sabtu.26.12.2o Inspisrasi pagi

Pesta Santo Stefanus, Martir Pertama

Mt.10.17-22 “teguh dalam kesaksian hidup”

Bila kalian menghadapi tantangan hambatan dan masalah dalam hal iman, gunakanlah kecerdikan dan ketulusan hati agar anda memiliki kekuatan. Ini quote yang saya kutip dalam ringkasan Ruah hari ini.

Rasanya memang aneh, belum habis kue kue natal dalam rangka pesta gembira Natal, pada hari ke dua ini dalam perayaan gereja kita malah di suguhi peringatan martir Stefanus yang mengalami pembunuhan yang kejam di luar hukum. Ia dirajam karena imannya pada Tuhan Yesus. Situasi yang sangat beda. Sesudah peristiwa pembunuhan tersebut gereja yang baru tumbuh di Yerusalem ibarat bayi yang baru lahir mendapat tantangan iman yang hebat.

Dalam pembacaan Injil, Yesus memperingatkan murid-muridnya bahwa akan datang suatu hari ketika mereka akan dibenci oleh semua orang karena nama-Nya. Namun anda jangan gentar, Tuhan sendiri akan membela anda, rohNya sendiri yang sejak awal kita namai “Emanuel” akan bersaksi menemani diri kita.  Kehadiran-Nya sampai kapanpun akan menemani orang yang teguh dalam iman.


Baru kali ini secra tegas seorang mentri agama mengucapkan damai Natal kepada umat Kristiani yang sebelumnya selalu dijadikan polemik apakah layak memberi salam natal bagi umat Muslim. Akan tetapi sejak dulu juga umat Kristiani tidak berfokus pada ucapan salamnya tapi pada kenyataan hati yang damai bisa merayakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan yang kadang tidak damai, keras penuh tantangan. Karena apa? 

Ketika kita menyambut Yesus ke dalam hidup kita, kita mempertaruhkan permusuhan dan ketidakpercayaan yang sama yang dialami Yesus dan para pengikut-Nya yang pertama. Menyaksikan anak Betlehem, kita memang siap dengan segala resiko, membiarkan diri ditolak. Tapi jangan kawatir, Tuhan akan menemani kita dalam kekalutan dan masalah ketika kita membiarkan Tuhan sendiri hadir sebagai Emanuel.

Pembacaan Injil hari ini memberi pembelajaran bahwa orang yang berdiri teguh sampai akhir, tetap bertahan dalam iman dan mempercayakan Allah hadir dalam dirinya , akan kuat dan diselamatkan

Stefanus dihadapkan pada kita hari ini sebagai teladan seseorang yang berdiri teguh sampai akhir. Emanuel  yang dia lihat bersemayam di kanan Allah pada akhir hidupnya telah menjadi kekuatan dalam kesaksiannya. 

Stefanus dapat menginspirasi kita untuk membiarkan sang Emanuel berkarya dalam diri kita  bagaimana mati, dan bagaimana hidup, bagaimana berdiri teguh di jalan Tuhan sampai akhir.

Selamat pagi sahabat. Selalu ada dampak baik ketika kita dengan teguh setia tekun dan iklas berpegang pada komitmen  yang didasari atas iman Tuhan yang hadir dalam kehidupan kita. Terimakasih Tuhan Engkau datang dan hadir untuk berbagi kesaksian hidup melalui Stefanus. Tuhan memberkati.

Sharing Sr. Antonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi bagus. Pada hari ini Gereja merayakan Pesta kemenangan St. Stefanus melawan orang2 Libertini. Rupanya sejak awal, Gereja sudah harus berhadapan dengan aliran2 yang tidak sejalan dengan ajaran Yesus. Namun Tuhan Yesus seakan-akan telah mempersiapkan kita bahwa kita tidak sendirian Roh Kudus beserta kita. Dan sampai saat ini situasi hidup beriman dimasyarakat memang tidak senyaman yang kita harapkan. Tidak usah jauh2 Perayaan Ekaristi Natal kemarin saja kami di Kapel harus dijaga ketat. Padahal kami yang ikut Misa 45 orang yang jaga 6 orang. Jadi masing2  7 orang dijaga polisi 1 orang. Untuk apa harus dijaga? Bukankah kita hidup di negara sendiri dan agama kita diakui oleh Pemerintah? Iya beginilah kenyataannya. Namun sekali lagi Roh Kudus menemani dan menjaga kita. Sehingga semua aman dan tenang. Marilah mohon agar tetap mampu tegak bertahan dalam iman, karrna kita tidak sendirian. Tuhan beserta kita. Immanuel...


Jumat.25.12.20 Inspirasi pagi"Selamat hari Natal sahabat"

Jumat.25.12.20 Inspirasi pagi

Lukas 2: 15-20 “ 

“Selamat hari Natal, sahabat”


Selesai misa vigili malam natal, di SP 5, sebuah stasi pemukiman yang umatnya mayoritas Floba Mora, saya membuka WA, banyak sekali ucapan natal muncul. Sesudah itu saya meminta ponakan yang pantai ilmu informatika menjadi host agar kami bisa bertemu secara on line via   zoom meeting dengan keluarga di Bali, di Surabaya, di Semarang. Sungguh senang bisa  melihat mereka sehat dan bersukacita merayakan Natal dengan anak anak dan cucu mereka. Terasa sekali sukacita natal diwajah mereka” lalu sayapun ikut bersukacita sekalipun masih dalam suasana Covid Corona 19.


Gambar gambar indah sekitar kelahiran Yesus menghiasi WA saya dengan kata kata, “Semoga Yesus terlahir kembali dalam hati dan hidup Anda selama Natal 2020 dan setiap hari di Tahun Baru 2021” Semoga Dia memancarkan kehadiran-Nya dari dalam diri Anda dalam  berbagi kasih, pengampunan, pelayanan yang rendah hati. Semoga Bayi Suci Betlehem memberkati Anda dengan kesehatan dalam tubuh dan jiwa dan memberi Anda Tahun Baru yang damai dan diberkati”, dan jangan lupa pake masker, cuci tangan yang bersih, dan jaga jarak. Nah yang terakhir ini sulit dalam suasana sukacita ini.


Saya hanya bisa membalas dengan jawaban pendek, Biar sedikit keren saya jawab dalam Bahasa inggris, “May Jesus be reborn in your heart and life during Christmas 2020, as well as.”Padahal intinya sama saja, “semoga juga hal yang sama memenuhi hati anda, damai dan sukcita natal ada bersama keluarga anda.


Iya ya mengapa, mengapa kita merayakan Natal dengan sangat bersukacita? Mengapa dies natalis menjadi begitu penting. Tentu ada banyak penjelasan, tentu juga banyak homili soal inkarnasi, Allah menjadi manusia. Para uskup kita menjawab dengan tema yang singkat, “mereka menamainya “Emanuel” Allah berserta kita. Yah karena Allah hadir diantara kita.


St. Lukas dalam bacaan injil malam dan   pagi ini meringkaskan dalam  "Good News" telah lahir bagi mu juru selamat di kota Daud”, Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi, damai dibumi damai dihati. 


Pembelajarannya ialah, Tuhan adalah Dia yang penuh kasih dan berbagi kasih hingga mau menjadi yang hina, kecil diantara yang terhina, lahir dalam palungan, namun membawa kedamaian di hati.


Selamat pagi sahabat,  Berbagi kegembiraan  dengan orang lain dimana  Yesus adalah Emanuel,  adalah hadiah Natal terbaik yang bisa kita berikan, atau terima, hari ini.

Karenanya, marilah kita mempersilahkan  Yesus untuk dilahirkan kembali dalam hati dan kehidupan kita, tidak hanya selama Natal, tetapi setiap hari, sehingga Dia dapat memancarkan Cahaya kehadiran-Nya dari dalam diri kita. Sekalilagi “Salam Damai dan Sukacita Natal”. Tetap semangat dalam pelayanan yang rendah hati dan bermurah hati”


Sharing Sr. Anthonella Osf


Selamat siang Romo, Selamat Natal.... Terima kasih kiriman inspirasi pagi yang bagus.... Iya bagaimanapun kita bagian dari keluarga merasakan rasa rindu dan bahagia apabila bisa berkomunikasi entah dengan cara apapun kan Romo...Syukurlah hal tersebut sudah boleh dirasakan walapun hanya lewat video call. Pada hari ini kita berbahagia mengenangkan hari kelahiran Tuhan Yesus, hari bahagia dan bersejarah. Beliau datang kedunia atad inisiatif dari Allah karrna cintaNya kepada manusia yang berdosa agar selamat kembali. Marilah kita juga melanjutkan teladan Tuhan Yesus, didalam kehidupan nyata dalam tindakan yang kecil dan sederhana sehari-hari untuk peduli kepada sesama yang sangat membutuhkan perhatian dan pertolongan kita. Karrna Tuhan hadir didalam mereka. Tuhan memberkati..






Kamis, 24 Desember 2020

kamis.24.12.20 Inspirasi pagi "Selamat datang sang Fajar"

Kamis.24.12.20 Inspirasi pagi


Lukas 1: 67-79 “Selamat datang sang Fajar” 


Bacaan Injil hari ini adalah doa pujian yang didoakan Zakharia setelah kelahiran dan penamaan putranya, Yohanes Pembaptis. Hymne ini kemudian dikenal sebagai Benediktus, kata Latin untuk kata pembuka doa, yang artinya “diberkati”. 


Doa Zakharia didoakan setiap pagi di biara, di gereja, di komunitas komunitas seperti seminari, para imam yang tengah berkumpul atau sendiri oleh umat yang memiliki tradisi doa pagi. Ini adalah doa resmi gereja pagi hari. Doa ini  sangat cocok untuk masa Natal ini karena memuji Tuhan yang  telah “mengunjungi umat-Nya” melalui Juruselamat yang Dia kirimkan dengan setia pada janji-janji masa lalunya. 


Menjelang akhir doa ada gambaran yang indah tentang kedatangan Juruselamat Tuhan di antara kita. Doa itu berbicara tentang terbitnya Matahari dari tempat tinggi yang mengunjungi kita, untuk memberi terang bagi mereka yang duduk dalam kegelapan dan bayang-bayang suram kematian. 


Ada sesuatu tentang terbitnya matahari yang menarik kita. Ini menandai datangnya cahaya setelah saat saat kegelapan. Ini adalah bagaimana doa Zakharia yang sedang membayangkan kedatangan Tuhan, yang jalannya akan disiapkan anaknya  Yohanes Pembaptis. 


Kita was was apakah besok pagi 25 Desember cuaca akan bagus dan terang. Saya sangat berharap cuaca terang, matahari terbit bersinar terang diufuk timur, saat merayakan Yesus yang telah datang mengunjungi kita dari tempat tinggi dan yang tetap bersama kita sampai akhir zaman. 


Namun Sang Fajar telah lahir, apapun situasinya kita semua diundang untuk datang merayakan kelahiran putra Tuhan dengan hati iklas penuh kegembiraan, apa adanya seperti para gembala, datang mengunjungi Yesus yang lahir dalam palungan kandang domba.


Selamat pagi sahabat, kidung Zakaria mengajarkan kepada kita bahwa selalu ada harapan baru kendati suasana natal diliputi virus ganas yang memaksa kita untuk mengurangi pesta yang melibatkan banyak orang dalam kerumunan. Kalaupun anda hanya bisa merayakan ekaristi kelahiran Yesus melalui on line ataupun tv, tetaplah yakin Allah hadir untuk anda dan keluarga Anda. Tetap semangat dan ceria.


Natal adalah perayaan semangat dan harapan, perayaan ria-sukacita, perayaan menatap masa depan dengan positip. 


Selamat Natal, selamat merayakan hidup yang penuh harapan. Tetap semangat. Malam ini kita akan merayakan pesta Tuhan, pesta keluarga dimana “Tuhan bersama kita”, Emanuel. 

Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasuh untuk kiriman inspirasi paginya yang bagus. Mrnjelang kelahiran Tuhan Yesus, bersama dengan Zakaria kita memuji Tuhan karena Tuhan akan segera mengunjungi umatNya yang trlah berabad-abad didambakan. Zakaria memuji Tuhan karrna dia dipenuhi dengan Roh Kudus. Marilah kita mohon agar Roh Kudus berkenan memenuhi hati dan pikiran kita sehingga kitapun mampu bersyukur dan memuji Tuhan dalam seluruh hidup kita. Tuhan memberkati.


Rabu.23.12.20 Inspirasi pagi "namanya Indra L"

Rabu.23.12.20 Inspirasi pagi

Luk 1:57-66 “ Namanya  Indra L”

Sebuah nama yang bermakna. Bukan Indra ahli kitab suci, bukan pula Indra Lesmana, tapi Indra dari Lamboi. Lamboi menandai asalnya.  "What's in a name?

Semalam, ke enam para menteri yang dipilih pak Jokowi mengadakan jumpa pers, mereka diberi kesempatan untuk memaparkan rencana mereka kedepan untuk menjawab pertanyaan masyarakat, “akan dibawa kemana departemen mereka ke depan?” Kemana kita akan dipimpin? Atau kearah mana bangsa ini akan dibawa?


Nama nama yang muncul adalah Risma Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono menteri kelautan dan perikanan;  Sandiaga Uno  menteri Pariwisata dan Ekonomi  kreatif; M.Lutfhi menteri perdagangan; Yakut Cholil Qoumas menteri agama, dan Budi Gunadi Sadikin menteri kesehatan. Nama nama yang menjanjikan.


By the way, apalah artinya sebuah nama kata orang. Ternyata dibalik sebuah nama orang membaca banyak hal, termasuk visi misi mereka kedepan, akan dibawa kemana kita kita ini melalui departemen mereka.

Taruh misalnya bu Risma, dan pak Uno, yang menjadi piihan Pak Presiden, bansos untuk kelompok lemah miskin tersingkir dan difabel akan semakin diberdayakan. Kelompok usaha kecil menengah akan semakin kreatif. Nama adalah jaminan. Hope so, everything will be better. “Tangan Tuhan menyertai mereka”. Begitulah pada kesempatan ini saya teringat dengan Frater Mardianus  Indra Lamboi toper saya yang kini menjadi pastor paroki St. Yosep Meraban. Ah jadi ingat ketika saya  menerimakan sakramen perkawinan orang tuanya di stasi Lamboi paroki Tanjung  , dan ingat awal liturgy pembaptisan, saya bertanya kepada orang tuanya, 'Nama apa yang kamu berikan untuk anakmu?' Mardianus ….Berharap anak ini kelak  kelak akan menjadi pelayan Tuhan….

Kemunculan atau kelahiran tokoh pemimpin yang baru selalu akan membawa harapan yang baru, dan itu akan tergambar dari “nama dan sosok serta ketokohan dari pemimpin itu” Seperti  kekaguman orang orang  yang menyaksikan kelahiran Yohanes Pembaptis, semua orang berharap, Tangan Tuhan merenyetainya. Dari namanya akan muncul sesuatu yang baru, inisiatif yang baru, yang pada ujung ujungnya akan membawa keselamatan dan  kesejahteraan banyak orang. Tahun perkenaan  Tuhan. Itu pembelajaran yang bisa saya petik.

Ketika Yohanes lahir, orang-orang bertanya, 'Akan menjadi apa anak ini?' Mereka bertanya, 'Apa yang Tuhan lakukan dalam kehidupan anak ini?' Ini adalah pertanyaan yang dapat kita tanyakan, 'Apa yang Tuhan lakukan dalam hidup ku? '' Ke mana Tuhan memimpin kita? '' Arah baru apa yang Dia minta untuk kita ambil? '

Selamat pagi sahabat, kemudian kita tahu mungkin nama anda telah menjadi perdebatan orang tua, namun pada akhirnya anda menyandang nama yang indah seuai dengan harapan mereka. Dalam namamu tercermin jalan hidupmu. Namamu  membawa tradisi yang baru. Kemanakah dirimu melangkah, John, Nobert, Jack, Zak,  Indra and so on…God Bless you.

Sharing Sr. Antonella Osf.

Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang sangat bagus. Kita bisa banyak belajar dari Yohanes Pembaptis yang disajikan dalam Injil  hari ini. Beliau memiliki pribadi yang unik, namun dipercayakan untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan.Beliau menyerukan agar kita bertobat sehinga semakin layak menyambut kedatangan Tuhan. Semoga pada hari ini kita semakin intensif mempersiapkan diri untuk menyambut kehadiran Tuhan, sehingga Peryaan Natal bukan hanya merupakan  seremonial yang setelah selesai kembali keawal mula tanpa bekas. Melainkan makna   Natal sungguh2 dapat mempengaruhi hidup dan pelayanan kita  selanjutnya. Tuhan memberkati.

Selasa, 22 Desember 2020

Selasa.22.12.20 Inspirasi pagi "oh kidung yang indah"

Selasa.22.12.20 Inspirasi pagi

Luk 1:46-56 “ Oh kidung yang indah”

“Tak selamanya, mendung itu kelabu”, nyatanya hari ini, kulihat begitu ceria, lagu yang  dinyanyikan oleh Bram, Chris Manusama. Bintang berkelip dengan jenaka seakan tahu arti dan rasa, oh kidung yang indah kau luputkan aku dari dosa…… terkenang saja lagu th.1978 

Lagu kidung yang indah versi Maria hari ini secara kusus kita dengar dalam bacaan injil. Kidung yang indah ciptaan Ibu Maria, yang menjadi doa  terkenal sepanjang masa, yang menjadi doa gereja menjelang malam, ibadat sore. Doa yang mengingatkan betapa Tuhan tidak pernah lupa dengan janjinya untuk kelompok kecil lemah tertindas difabel dan manusia penuh dosa ini.

Doa indah ini  didoakannya dalam setelah berjumpa dengan  Elizabeth saudaranya. Bertemu dengan sanak keluarganya merupakan berkat yang nyata bagi Maria.  Masih ingat pujian Elisabet kepada Maria, “siapakah aku ini, hingga ibu Tuhankan datang untuk mengunjungi aku”. Elisabet menyatakan Maria diberkati karena anak yang dikandungnya dan juga karena, sebelum dia mengandung, Maria  percaya pesan yang disampaikan kepadanya oleh malaikat Jibril. Anaknya akan menjadi belah kasih Tuhan. Anaknya akan membawa kabar baik bagi orang miskin lemah, tertindas, cacat. Belas kasihnya untuk semua generasi. Yang hina dina diperhatikan, panggeran yang sombong kaya dan berkuasa akan diturunkan. Oh kidung yang indah…

Apa yang bisa kita ambil sebagai pembelajaran dari doa kidung yang indah Maria ini?

Pertama doa indah ini  muncul dari sebuah peristiwa dalam hidupnya, perjumpaannya   dengan saudari sepupunya, membawa sukacita. Doanya sangat berakar dalam kehidupannya, tidak dibuat buat, tidak dicari cari, realistis. 

Kedua, sebaliknya,tidak jarang  doa kita berakar pada rasa sakit dan pergumulan hidup kita yang tidak kunjung henti. Tidak jarang kita jumpai diri kita dalam situasi gelap dan  sulit, dan kita menangis meminta bantuan Tuhan. Hari ini kita diingatkan akan doa pujian Maria atas perkenaan Tuhan untuk hambanya yang hina dina ini.

Doa Maria mengajarkan kepada kita bahwa berkat yang datang dalam hidup kita juga bisa menjadi kesempatan untuk tidak lupa bersyukur, bukan hanya memohon saja, tetapi doa pujian dan ucapan syukur. 

Adalah baik  kita selalu melihat ke belakang  dan untuk memperhatikan berkat-berkat yang telah datang pada kita sepanjang hari dan untuk berterima kasih dan memuji Tuhan untuk mereka yang telah datang dalam pristiwa hidup kita, bukan dalam pristiwa hebat dan besar.

Selamat pagi sahabat, mari bersama kidung Maria yang Agung, “Yang maha kuasa telah melakukan yang besar dalam hidupku”, tetap semangat menjalani hidup ini. Meski terkadang kita cendrung melihat kegagalan hidup kita, pekerjaan yang kurang bagus, tetap realistis, tidak menjadi lupa  akan hal hal baik yang Tuhan lakukan dalam hidup kita. Oh kidung yang indah, bawalah Aku kepada-Mu. Tuhan memberkati.

Sharing sr. Anthonella Osf

Selamat siang Romo, terima kasih kiriman inspirasi pagi yang indah.Dalam mempersiapkan diri akan kedatangan Tuhan yang semakin mendekat, Ibu Hana dan Ibu Maria mengajak kita untuk senantiasa mensyukuri begitu banyak berkat yang sering tidak terduga dianugerahkan kepada kita. Sungguh dalam Tuhan tiada yang mustahil, kalau kita memohon dengan kesungguhan hati. Semoga kita selalu menyandarkan perjalanan hidup kita kepada bimbinganNya. Tuhan memberkati.

Senin, 21 Desember 2020

Senin.21.12.20 Inspirasi pagi "senin membangun kepekaan"

Senin.21.12.20 Inspirasi pagi

Lukas 1: 39-45 “Seni membangun kepekaan”

Ibu Maria pasti tidak mengenal  aplikasi instant messaging, pesan cepat yang terkoneksi dengan internet, video call, atau whats App. Sebuah kunjungan tanpa kontak fisik, untuk bertegur sapa dengan sepupunya Elisabeth, terkesan banyak buang waktu, namun kunjungannya sungguh  mendekatkan yang jauh, datang ke pegunungan, saling menyapa lansung, menanyakan kabar. 


Injil pagi ini memberikan kesan yang dalam juga  bagi saya. Pertemuan dua wanita, dua wanita hebat yang beriman, sekali gus  pertemuan dua anak, Yesus dan Yohanes Pembaptis yang sedang digendong di dalam rahim kedua wanita itu. Ketika Elisabet mendengar sapaan Maria, kita diberi tahu bahwa anak itu melompat kegirangan di dalam rahim Elisabet. Bahkan sebelum dia lahir, Yohanes bersukacita atas kedatangan Yesus. Elizabeth kemudian mengenali anak yang dikandung Maria dengan menyatakan, “diberkati  buah dari rahimmu' dan dengan memanggilnya sebagai 'ibu Tuhanku”. Luar biasa, terasa dekat, familiar, dengan memberi kesan pembelajaran sebuah kepedulian dan kepekaan hidup. 



Ada pembelajaran baik dari kisah kunjungan Ibu Maria kepada sepupunya Elisabeth. Ada sesuatu sesuatu untuk diajarkan kepada kita tentang seni menjadi peka terhadap hadirat Tuhan. Bisa dibandingkan dengan kisah dua murid Emaus yang gagal  mengenali kehadiran Tuhan, karena begitu asyik dengan pengalaman mereka sendiri. Kurang peka menangkap kehadiran Tuhan. 


Tradisi  Natal adalah saat dimana kita saling berkunjung, saling memberi salam kegembiraan, salam magnifikat atas kehadiran Tuhan. Itu sudah turun temurun dan baik adanya. Hanya saja Natal kali ini menjadi sangat lain. Meniadakan open house bukan berarti kita menghapus tradisi yang baik. Tidak membuka rumah lebar lebar bukan berarti kita sengaja menolak kunjungan tetangga. Pandemi Corona membuat kita seharusnya semakin peka, betapa kita ditantang untuk menjaga diri agar tidak menjadi sumber penular, sumber kegaduhan atau sumber yang mudah ditulari.

 

Jangan berlama lama berkisah tentang sukses diri, atau asyik diri dalam kesempatan kunjungan natal ini. Ada banyak cara tetap bisa menjalankan tradisi yang baik. Tuhan memberikan begitu banyak alternative untuk menyapa. 


Kalaupun tidak bisa open house, sekurang kurangnya “bangun kepekaan untuk saling menjaga diri saling menghargai, saling menghormati lewat sarana kekinian.  Keadaan saat ini lagi berbeda dengan tradisi natal natal sebelumnya. Kepekaan untuk memegang teguh standar kesehatan antara lain menghindari kerumunan, memakai masker terkesan tidak ramah, namun itulah cara yang paling baik tetap merayakan natal dalam keluarga dalam kebersamaan. Tidak nyaman namun kita tetap terknoneksi untuk memperat hati.

Selamat pagi, sahabat, saudari saudaraku, selamat menyongsong Natal. Tetap jaga kesehatan. Tuhan memberkati. Emanuel. Allah berserta kita.

Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Perjumpaan 2 wanita terberkati saling berbagi pengalaman berahmat. Tidak hanya para Ibu yang berjumpa, janin yang dalam kandungan merekapun ikut bergembira.....Perjumpaan yang membawa berkat. Marilah kita mohon agar perjumpaan kita dengan sesama hari ini sungguh2 menjadi berkat satu sama lain bukan malah sebaliknya....Selamat menantikan kehadiran Tuhan, sehingga dapat menyambutNya dengan hati yang damai dan bahagia. Tuhan memberkati.


Minggu.20.12.20 Inspirasi pagi: "bukan suratan tanganku"

Minggu.20.12.20  Inspirasi pagi

Lukas 1: 26-38 Minggu adven IV


“ ini  bukan suratan tanganku”


Banyak hal dalam hidup tidak bisa dijelaskan dengan mudah. Misalnya, bagaimana anda bisa jatuh cinta dengan pasangan anda, atau kok anda bisa berteman ya? Mengapa orang yang kucintai pergi begitu cepat. Mungkin anda  akan menjawab, ini sudah suratan tangan Tuhan.“itu terjadi begitu saja”. Bisa jadi benar, tetapi segala sesuatu tidak terjadi kebetulan saja. 


Pertanyaan yang sama, mengapa Tuhan memilih gadis desa menjadi ibu dari Putra-Nya Yesus.


Sulit menjawabnya bukan, tapi cara Allah mencintai manusia tak tergapai pikiran kita. Hanya ada satu hal yang menarik jawaban seorang gadis desa, “aku tidak tahu apa apa, aku ini hanya hamba Tuhan, terjadilah sesuai menurut kehendak-Nya. Dia tidak menjawab, “ini bukan suratan tanganku”.


Pilihan Tuhan atas Maria, dan pilihan Maria untuk Tuhan memiliki konsekuensi yang paling indah bagi kita semua, meski sulit. Maria masih bisa melanjutkan dengan bernyanyi, 'Yang Mahakuasa telah melakukan hal-hal besar untuk saya'. Ayo ikut menyanyi dan bersenandung , 'Yang Mahakuasa telah melakukan hal-hal besar untuk kami sekeluarga'. Kita semua telah diberkati melalui tanggapan Maria atas pilihan Tuhan atas dirinya.


Kita bisa belajar darinya untuk membiarkan diri kita dianugerahkan oleh Tuhan yang telah memilih kita dalam kasih-Nya dan yang menganggap kita sangat disukai. 


Tuhan bekerja dengan kuat dan kreatif melalui tanggapan Maria yang murah hati, menyimpan banyak misteri, namun menjadi jalan terang untuk umat manusia. Kesediaannya untuk menjawab ya, telah menyelamatkan umat manusia.


Selamat pagi  sahabat, saudari saudaraku, lima hari lagi, dibeberapa tempat, ada himbauan untuk buka pintu rumah sedikit saja, mungkin juga anda memutuskan untuk menutup pintu demi menjaga keluarga.. Rasa rasanya diskon belanja Natal akan menjadi mubasir. Rasa rasanya ketidak lengkapan dalam keluarga dalam natal ini menjadikan Natal beda.  Ndak apalah, jangan risau, jangan kawatir, tetap jaga hati untuk tetap merasakan kehadiran  Allah dalam suasana hati hening. Ucapkan selalu “Aku ini hamba Tuhan, biarlah terjadi seturut kehendak-Nya”. Berkat Tuhan  mengalir untukmu. 


Sharing sr. Anthonella OSF

Selamat pagi dan Selamat Hari Minggu Romo...Terima kasih kiriman inspirasi pagi yang sangat bagus. Firman Tuhan menyampaikan bahwa kesediaan Maria menerima khabar sukacita walaupun mengandung konsekuensi yang sangat berat dan Kesediaan Yoseph menerima kondisi Maria merupakan suatu rahmat besar bagi dunia khususnya bagi kita. Karena kalau sampai Maria mengatakan aku tidak sanggup, apa yang akan terjadi. Tuhan juga minta kita ikut ambil bagian didalam rencana keselamatanNya lewat tugas kita yang kecil dan sederhana. Semoga kita tetap tekun, setia dan tulus melaksanakan tugas kita se-hari2 demi keselamatan banyak orang, sehingga rrncana penyelamatan Tuhan semakin dirasakan banyak orang. Tuhan memberkati...


Sabtu, 19 Desember 2020

sabtu.19.12.20 Inspirasi pagi "berita kehamilan di usia tua"

Sabtu.19.12.20 Inspirasi pagi

Lukas 1: 5-25 “ berita kehamilan di usia tua”

Kehamilan di usia tua, sungguh menakjubkan, itu terjadi karena karya Tuhan yang ajaib. Banyak orang mendambakan dan mengimpikan kehamilan ketika usia perkawinan sudah sekian lama. Terkadang berita suka cita menjadi berita yang tidak mencengangkan lagi akibat terlalu lama menanti keajaiban. Namun kasih Tuhan tidak memandang usia. Keajaiban Tuhan selalu datang pada waktunya bagi orang yang hidup layak di hadapan-Nya. Elisabeth di usia senjanya ternyata masih boleh mengimpikan anaknya dan berpartisipasi pada karya penciptaan Tuhan. (Sukacita Kasih, katakese kehamilan seruan surat Apostolik Paus Fransiskus).


Dalam pembacaan Injil hari ini, kabar baik yang disampaikan oleh malaikat Gabriel kepada Zakharia tidak benar-benar masuk diakalnya. Ketika Gabriel mengatakan kepadanya bahwa dirinya dan istrinya Elizabeth akan segera memiliki anak, Yohanes Pembaptis, Zakharia tidak mempercayai kata-kata Malaikat Gabriel, 'Bagaimana saya bisa yakin akan hal ini?' Usia lanjut tidak memungkinkan ia bermimpi menimang anak. Mustahil, pikirnya.

Kegagalan Zakharia untuk mendengar kabar baik dari Tuhan ini berdampak negatif pada dirinya. Ia tidak mampu mempercayai kata kata Gabriel. Ia tidak mampu mendengarkan berita baik Tuhan, sampai sampai  dia kehilangan kemampuan berbicara. Lidahnya menjadi kelu.

Apa yang indah dan mengagumkan dalam pristiwa ini?

Bagi orang yang tidak kehilangan harapan dalam   Tuhan, kebaikan-Nya sering datang mengejutkan. Oleh karena itu, Jangan mudah berburuk sangka, dan putus asa. Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menguji kesabaran kita sekalipun di usia lanjut.  Tetaplah mengasah kemampuan untuk menyerap kebaikan Tuhan dalam perkara perkara sederhana, setia dalam hal hal kecil. Jangan mudah dan cepat gagal faham. Selalu belajar mendengarkan dengan baik sebelum bicara. Mendengarkan yang tidak memadai sering kali dapat menyebabkan pembicaraan yang tidak memadai. 


Pada hari Natal kita merayakan cara Tuhan memberkati, dan menyampaikan kabar indah bagi kita. Emanuel, Allah yang  hadir dan terus memberkati seluruh hidup kita. Seperti Zakharia, kadang sulit mempercayai kabar baik, namun, jika kita menjadikan pesan Injil itu milik kita sendiri, ucapan kita sendiri, lalu, kehadiran kita sendiri akan menjadi kabar baik bagi orang lain.

Selamat Pagi sahabat,  hari ke 6 menuju Natal. Semoga banyak keajaiban menanti anda. Kalian yang memimpikan buah cinta jangan putus harap. Kalian yang dikarunia cinta, jagalah terus. Tuhan memberkati.

Sharing sr. Anthonella Osf
Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang hebat. Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk tetap optimis menunggu keajaiban Tuhan. Tuhan punya rencana sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Semoga kita diberi iman yang kuat dikala kita harus dengan sabar menunggu terkabulnya suatu permohonan yang kita anggap penting. Karena Tuhan punya rencana yang tepat bagi seluruh perjalanan hidup kita. Dan didalam Dia tiada suatupun yang mustahil asal kita tetap percaya pada penyelenggaraanNya. Tuhan memberkati.

Jumat, 18 Desember 2020

Jumat.18.12.20 Inspirasi pagi "dilema"

Jumat.18.12.20 Inspirasi pagi

Mt. 1:18-24 “Dilema” 


Dilema  dapat dimaknai sebagai situasi sulit yang mengharuskan orang menentukan pilihan antara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan atau tidak menguntungkan; situasi yang sulit dan membingungkan. Dilema dapat terjadi dalam semua aspek kehidupan manusia, salah satu misalnya keluarga, yang menyebabkan seseorang sulit mengambil keputusan.


Hari ke-7 menjelang Natal, dalam pembacaan Injil pagi ini, Yosep menemukan dirinya dalam dilema. Meskipun bertunangan dengan Maria dan, oleh karena itu, secara sah sebagai suami-istri, mereka belum hidup sebagai suami-istri bersama, namun Maria mengandung anak. Ini adalah situasi yang kurang ideal bagi Yosep dan dia mencoba untuk melakukan hal yang pantas dengan bermaksud menceraikan Maria secara diam-diam dan tidak resmi. Mt.1:18-24 “bagaimana Yesus Kristus datang untuk dilahirkan”

Hanya setelah tahu bahwa  bahwa kehamilan Maria adalah mukjizat, pekerjaan Roh Kudus, anaknya secara hukum akan menjadi anaknya tapi akan menjadi anak Tuhan dengan cara yang unik, dengan segala kerendahan hati sebagai seseorang yang memiliki hati seorang ayah, Yosep akhirnya setuju untuk menerima kembali Maria. Pergumulannya berakhir.


Kita sering menemukan diri kita sendiri, seperti Yosep, dalam situasi yang tidak ideal. Terkadang kita hidup dalam dilema. Hal-hal berubah dengan cara yang tidak kita inginkan. Kita bisa terlempar oleh kejadian yang tidak terduga misalnya ada dalam suasana pandemic covid ini  dan kita bertanya-tanya apa yang harus kita lakukan. 

Tetap bercermin pada Yoseph “yang memiliki hati seorang Ayah, yang lembut dan penuh kasih, ayah yang taat, ayah yang menerima, ayah yang berani secara kreatif, ayah yang bekerja, ayah dalam bayang bayang. Tokoh orang biasa, jauh dari pusat perhatian, namun tetap sabar menawarkan harapan setiap hari dan mengambil peran yang tak tertandingi dalam sejarah keselamatan umat manusia. Selamat merayakan “Tahun Santo Yusuf” 8 Des 2020-8 Des 2021 (surat Apostolik Paus Fransiskus)

Selamat pagi sahabat. Tetap semangat, tetap menaburkan kebaikan, meski sulit. Miliki hati seorang ayah seperti Yosep. Tuhan memberkati. 

Sharing Sr. Anthonella Osf


Kamis.17.12.20 Inspirasi pagi "hari ke 8 menuju natal"

Kamis.17.12.20 Inspsirasi pagi

Matius 1: 1-17 hari ke 8 menuju Natal

Waduh hari ini disuguhi sisilah leluhur Yesus dengan nama yang aneh aneh, kecuali beberapa nama yang sudah akrab di telinga kita. Yesus Putra Daud, putra Abraham, putra Yosef suami dari Maria. 

Ada  empat belas generasi dari Abraham sampai Daud; empat belas dari Daud ke pembuangan Babilonia; dan empat belas dari pembuangan Babilonia kepada Yesus. Dari setiap generasi selalu ada tokoh yang memiliki keagungan, keutamaan, kebaikan, namun ada juga yang memiliki karekter yang  gelap dalam kehidupannya.


Saya mencoba merenungkan dan membayangkan apa maksudnya ya? Mengapa harus repot repot dengan daftar nama yang panjang ya? Ketika saya sendiri membayangkan sisilah keluarga saya sendiri, mau tidak mau ingat leleluhur paling tidak kakek nenek, atau sekurang kurangnya saya diingatkan, saya ini keturunan generasi ke berapa. Atau siapa siapa saja yang membentuk saya seperti sekarang ini.


Nah bayangkan sisilah  Yesus dengan daftar nama-nama anehnya, sampai 3 x generasi. Sungguh luar biasa, kok bisa ya ada yang mendokumentasikan sedemikian detail dan historic. Lalu saya teringat ketika belajar sejarah tokoh tokoh dunia. 


Membaca sisilah Yesus kita diajak untuk merenungkan “sejarah kemanusiaannya” yang sedemikian detail, yang tokoh tokohnya tidak semua orang hebat dan bersih. 


Lalu apa yang dapat kita simak dari sisilah Yesus yang panjang ini?


Pertama, Dia sepenuhnya manusia dan seperti semua manusia, kita semua, dia memiliki leluhur, dia memiliki silsilah keluarga. Dia memiliki akar dan dia dibentuk oleh akar itu. Namun kita percaya bahwa Yesus adalah Anak Tuhan, tapi, Dia juga anak Abraham dan anak Daud. Dia milik umat Allah Abraham, orang Israel. Melalui Yusuf, ayahnya, Dia adalah keturunan Raja Daud. Yesus berakar kuat di dunia dan hidup dalam tradisi Yahudi. Silsilah keluarganya adalah silsilah keluarga Yahudi. 


Kedua, Tuhan dapat bekerja dan memberi kehidupan bahkan melalui pengalaman hidup yang negatip. Tuhan hadir terus bekerja dalam hidup kita membawa kehidupan baru dan menguatkan orang yang ada dalam kegagalan hidup sekalipun.


Delapan  hari lagi Natal, waktu kita bersyukur atas anugrah terbesar Tuhan, anurgrah dirinya sendiri, anugrah Putra-Nya sendiri. Dan Ia tidak akan pernah mengambilnya kembali.


Selamat pagi sahabat, sisilah Yesus, sisilah kita selalu mengingatkan kita Allah bekerja tidak pandang bulu, yang jelas Ia dapaat menyempurnakan kelemahan kita, bahkan ketika kita tidak berada dalam kondisi baik sekalipun, Tuhan tetap hadir menyemangati kita. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo dan terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Seperti Romo katakan diatas bahwa Tuhan Yesus mempunyai silsilah yang panjang...yang diantara mereka juga tidak semuanya hebat...Namun Tuhan tetap merupakan bagian dari mereka. Ternyata Tuhan hanya memakai orang yang hebar2 dalam karya penyelamatanNya. Termasuk kita dengan segala keterbatasan kita, kitapun dipanggil untuk ikut ambil bagian dalam karya penyelamatanNya. Semoga Tuhan menyempurnakan niat baik kita dengan rahmatNya, sehingga dengan keterbatasan yang ada kita tetap mampu mengusahakan yang terbaik bagi sesama. Tuhan memberkati.

Rabu.16.12.20 Inspirasi pagi "Novena natal"

Rabu.16.12.20 Inspirasi pagi


Lk.7:19-23 “Novena Natal”

Dari sekarang tinggal 9 hari lagi kita akan merayakan pesta kelahiran Sang Penyelamat kita. Perayaan 24 Malam akan menjadi hari yang mengharu birukan hati karena suasana natal juga disertai dengan kekawatiran pandemic covid jilid dua yang kembali menggetarkan dunia. Oleh karena itu mari kita mengawali Novena natal ini “ demi anugrah natal yang agung ini “jadikan kami seperti murid murid Yohanes yang diutus bertemu dengan Tuhan,  “kembalilah dan beri tahu Yohanes pembaptis, apa yang telah kamu lihat dan dengar: orang buta melihat lagi, orang lumpuh berjalan, penderita kusta disucikan, dan orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan, Kabar Baik telah diberitakan kepada orang miskin dan berbahagialah  orang yang tidak kehilangan kepercayaan padaku”.



Injil pagi ini menampilkan kisah Yohanes Pembaptis yang beda. Ia yang kekar kokoh kuat sehat  kini terkungkung sepi, tinggal  dalam gelapnya penjara, kontras dengan situasi padang gurun yang terbuka, dimana kita mendengar ia leluasa berteriak dan berkarya. Kini  Ia mungkin mulai bingung, mulai meragukan pekerjaannya, mulai bertanya tanya, apakah ia benar benar telah mengarahkan orang pada yang benar, sehingga ia mengutus murid muridnya untuk memastikan kembali, orang yang telah dibaptisnya dengan air, orang yang “untuk sekedar berlutut dan menunduk untuk membuka tali kasutnyapun ia tidak pantas”.


Teman teman, bahkan orang yang beriman kuat pun dapat mengalami saat-saat keraguan  yang besar. Tidak peduli seberapa kuat iman kita, pertanyaan tidak nyaman sering muncul yang dapat membuat kita meragukan keyakinan iman kita, bahkan hidup kita. Namun berbahagialah yang tidak kehilangan harapan dan kepercayaan, pesan Tuhan Yesus kepada para murid Yohanes pagi ini.

Kita boleh belajar dari pengalaman Yohanes pagi ini, dan pesan Yesus kepada murid murid Yohenes.  Iman sering tidak jauh dari keraguan, namun  keraguan dapat membantu menjaga iman agar tetap bertahan, tetap jujur ​​dan murni. Selalu akan ada kewatiran dan ketakutan dalam hidup ini. Iman yang kuat juga   dapat dirusak secara khusus oleh pengalaman hidup yang  gelap, namun “berbahagilah yang masih tetap mampu bertahan meski pahit sekalipun”.

Selamat pagi sahabat, di saat saat hati ini bingung letih seakan akan tanpa pengharapan, penuh beban,  lihat sejenak kehidupan indah yang pernah Tuhan sisipkan untuk diri kita. Bukalah matamu dan lihat cara Tuhan telah bekerja dalam hidup kita. Mungkin tidak spektakuler, mungkin jalannya tidak selalu lancar dan rata, namun Ia telah menemani kita sejauh ini, lihat Ia hadir melalui  pasangan anda, lihat Ia hadir melalui wajah anak anak anda bahkan cucu anda. Datanglah Tuhan datanglah. Kembalilah kembalilah kekuatanku. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Pagi ini kita merenungkan kebingungan St. Yohanes Pembaptis. Lalu mempertanyakan, identitas Yesus yang sebenarnya lewat murid yang diutusnya. Tetapi Yesus tidak menjawab dengan tegas siapa sebenarnya diriNya tersebut. Namun Dia menjawab lewat pekerjaan2 yang telah dibuatNya. Kitapun dipanggil untuk menjadi saksi lewat perbuatan2 baik yang kita lakukan,  atas kebaikan Tuhan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepada kita. Semoga Tuhan memampukan kita untuk memberi pelayanan yang terbaik kepada mereka yang kita layani sepanjang hari ini. Tuhan memberkati.


Selasa.15.12.20 Inspirasi pagi "ikuti kata hatimu"

Selasa.15.12.20 Inspirasi pagi

Mt.21:28-32 “ikuti kata hatimu”


Hari ini, kita merenungkan ayah yang memiliki dua anak laki-laki dan pergi ke yang pertama dan berkata kepadanya: “O Nak, hari ini kita pergi dan bekerja di kebun anggur ya?» (Mat 21:28). Dan anak yang pertama  menjawab: «'ndak ah, wegah, Aku tidak mau, malas'. Tapi kemudian dia berpikir, ah pergi ah,   apa ruginya kalau pergi. (Mat 21:29). Kemudian, si Ayah pergi ke anak yang kedua dengan perintah yang sama. Dan anak yang kedua  menjawab: « tenang ayah, pasti, “pasti Aku akan pergi, ayah”, tapi nyatanya  tidak pergi juga(Mat 21:30). 


Yang paling utama  bukanlah mengatakan "ya", oke, no problem, tapi "melakukannya". Ada kata-kata motivasi yang bagus “just do what you love”


Oo, jadi ingat penguatan Yesus melalui sabdanya yang lain, “tidak semua orang yang berkata kepada saya, 'Tuhan, Tuhan', akan masuk ke Kerajaan Surga, tetapi, hanya orang yang melakukan kehendak Bapa saya di Surga, itu dia yang selamat» (Mat 7:21). 


“Ikuti kata hatimu, lakukan apa yang anda cintai”. Nah ini dia anak yang pertama, meski ia bilang “wegah” ora sudi, tapi karena ia senang dengan pekerjaannya, ia lantas pergi. Ia mendengarkan dengan penuh perhatian, tidak menutup telinga. Biasanya laki laki cendrung untuk membela diri bukan?



Terkadang Tuhan menuntut bahwa, ketika menaati-Nya, kita menempatkan iman kita untuk bekerja. Kadang-kadang, Tuhan  menyarankan agar  apa yang Dia inginkan dalam bisikan, dalam, dalam, di dalam hati nurani kita: kita harus tetap waspada untuk dapat membedakan suaranya dan setia padanya. Mematuhi kehendak Tuhan berarti menjadi orang suci; taat tidak berarti menjadi boneka di tangan orang lain, tetapi untuk mendalami apa yang harus kita capai: dan kemudian, melakukannya "karena kita menyukainya". Just do what you love (Santo Jose Maria)


Ketika kita melakukan pekerjaan kita karena kita memang menyukai dan mencintai, saat itulah pekerjaan tidak menjadi beban melainkan hal yang menyenangkan. Pekerjaan lalu menjadi “passion”.


Belajar dari kisah injil pagi ini, mari kita bertanya saja, apakah saya termasuk orang yang nyaman dengan pekerjaan yang saya lakukan saat ini? Jika kita melakukan pekerjaan dengan gembira hati, meski mungkin bayarannya kecil atau tidak dipandang  orang, jika anda sudah senang, anda pada jalur yang benar. Welldone anak pertama.


Semua kembali kepada pribadi masing masing. Jika bertahan dalam ketidaksenangan pekerjaan itu adalah pilihan, tidak ada yang dapat memaksa, ayah yang baik sekalipun tidak.


Selamat pagi sahabat. Benar kata pepatah  hidup terdiri dari  pilihan-pilihan. Namun lakukan saja apa yang anda cintai selagi masih ada waktu. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo...Terjma kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Pada hari ini mengingatkan kita bahwa kitapun dipanggil untuk ikut ambil bagian didalam kebun anggur Tuhan...Bagaimana reaksi kita, apakah seperti anak pertama atau kedua? Semoga kita dapat melaksanakan rencana dan kehendak Tuhan dalam pelayanan sehari-hari yang mungkin hanya sederhana namun dengan cinta yang besar. Agar olehnya Nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan memberkati.


Senin 14.12.20 Inspirasi pagi "providensia Dei"

Senin.14.12.20 Inspirasi pagi

Pada pesta hari Pesta at. Yohanes dari Salib.

Matius 21: 23-27 “Providensia Dei”

Selalu ada campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita. Hingga perjalanan hidup kita sampai saat ini tidak terlepas dari penyelenggaraan-Nya, otoritasNya. Semakin mendekati Natal, Emanuel, Allah setia dalam menyertai hidup kita, akan menjadi kesempatan tanya diri yang baik juga. Tapi tidak semua pertanyaan soal hidup, soal kuasa Allah, otoritasnya atau penyelenggaraannya mendapat jawaban yang  memuaskan. Perlu kerendahan hati untuk menerimanya.

Mari simak perbincangan para pemimpin Agama dalam pembacan injil pagi ini. Terkadang jengkel juga melihat sikap para pemimpin agama yang selalu merasa  paling bermoral, paling tahu, paling berwenang dalam urusan agama. 

Konteks pertanyaan itu adalah pembersihan Bait Suci oleh Yesus di Yerusalem. Mereka menganggap diri mereka memiliki otoritas di Bait Suci dan mereka tentu saja tidak memberikan izin kepada Yesus untuk melakukan apa yang Yesus lakukan, mengusir semua yang berjualan dan buka lapak di Bait Suci, membalikkan meja penukar uang dan kursi dari penjual merpati. Mereka mempesoalkan otiritas Yesus.'Otoritas apa yang Anda miliki untuk bertindak seperti ini?' Dari mana wewenang anda, kok berani beraninya mencampuri urusah kami para penjaga bait Allah. 


Karena pertanyaan para pemuka bisa sebuah pertanyaan jebakan, pertanyaan yang tidak murni keluar untuk mencari kebenaran maka Yesus tidak langsung menjawabnya. 

Kita  tahu jawaban atas pertanyaan ini. Karena Yesus adalah Imanuel, 'Tuhan-bersama-kita', otoritasnya berasal dari Tuhan. 


Begitulah kita boleh belajar dan berintrospeksi diri sejenak.

Kita  menyadari bahwa Tuhan berbicara kepada kita melalui perkataan-Nya dan perbuatanNya, melalui kelahiranNya, kehidupanNya, kematianNya dan kebangkitanKya. Dialah Emanuel yang selalu hadir dalam kehidupan kita. Hanya kita sering lupa menyadari. PenyelanggaraanNya yang nyata  sepanjang hidup.

Pada Adven ini kita  berdoa agar kita sendiri terbuka terhadap apa yang Tuhan katakan dan lakukan dengan otoritas-Nya  hari ini. Kita berdoa agar kita tanggap terhadap kehadiran Tuhan yang berwibawa di antara kita, mengetahui bahwa ini adalah otoritas yang akan selalu membawa kehidupan.


Selamat pagi sahabat. Providensia Dei. Selalu percaya pada penyelenggaraan ilahi. Hidup kita hingga saat ini terjadi karena otoritasNya. Kalau sampai saat ini kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, namun sekurang kurangnya kita mendapat apa yang layak kita dapatkan. Sedikit usaha, sedikit juga hasilnya, banyak berusaha kitapun layak mendapatkan lebih. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat sore Romo, maaf hari ini kami kesripahan Romo, baru saja pulang dari makam untuk memakamkan satu saudari kami yang krmarin sore dipanggil Tuhan. Terima kasih Romo kiriman inspirasi pagi yang sangat inspiratif. Iya Romo saya sungguh merasakan bahwa hidup ini betul2 suatu anugerah kebaikan Tuhan yang harus kita syukuri. kami yang bekerja di RS sangat merasakan bahwa hidup ini hanyalah sifatnya sementara. Dan Tuhan sungguh2 menyelenggarakan hidup kita ini, kalau tidak apa arti semuanya ini. tidak ada bedanya dengan ciptaan yang lainnya.. Seperti Romo katakan diatas bahwa hidup kita ada dibawah otoritas Tuhan...Jadi apabila suatu saat Tuhan katakan selesai, ya sudah habis dan kembali kepadaNya...Maka marilah kita mohon agar selalu ada dibawah penyelenggaraanNya. Tuhan memberkati...


Minggu.13.12.20 "Yohanes Pembaptis siapa dia"

Minggu.13.12.20 Inspirasi pagi

Yoh.1:6-8.19-28 

“Yohanes Pembaptis, siapa dia”

Ketika saya memikirkan tentang Yohanes Pembaptis, saya membayangkan orang yang kuat hebat namun sedikit nyeleneh di padang gurun, orang yang ektrim, orang yang berani berkata lain, orang yang out of the box. 

Ini yang terekam dalam renungan saya, “Aku adalah suara menangis  dipadang gurun dan hutan belantara, aku yang menangisi nasib bangsaku. Aku bukan siapa siapa-siapa. Aku hanyalah  saksi, sebagai saksi untuk berbicara untuk terang, agar semua orang percaya melalui Dia.


Lalu ia bicara tentang Dia. Itu  orang yang berdiri diseberang sungai itu, untuk berlutut hanya sekadar membuka tali kasutnya saja aku tidak pantas. Aku juga bukan nabi Elia yang anda perdebatkan terus. 


Yah, Yohanes pembaptis,  dia memang bukan Kristus, bukan Elia, ia hanya orang yang berani berkata jujur dan buat jalan lurus. 


Ujarannya, kata-katanya dan prilakunya mampu menginoptis dan menginspirasi orang yang datang kepadanya. Pemungut cukai menjadi malu ketika mereka menipu banyak orang, tentara mulai lebih hormat dan tidak terlalu banyak mengintimidasi orang, mereka menjadi sadar harus hidup dengan jujur. Untuk yang diberikan  rejeki yang berlebih, rasanya tidak happy kalau tidak berbagai kepada yang miskin dan yang berkekurangan. 


Sungguh Yohanes tampil sebagai saksi yang membawa terang dalam renunganku, tampil membawa secercah sinar yang menyinari kegelan hidup banyak orang. Nasehatnya benar benar terukur. Tidak asal jeplak, jauh dari memaki maki orang. Kata kata yang pedas namun berkwalitas. Inspiratif dan menginoptis. Menjadi lilin yang bernyala untuk menerangi dan memandu langkah orang yang mencari makna kehidupan. Kepada anda kah ia juga berujar?


Selamat pagi sahabat, mari bangkit kembali dalam kebersamaan menyongsong sang pemimpin damai yang lahir dalam palung kesederhanaan. Mari kita nyalakan lilin ke tiga dalam masa adven ini, jangan biarkan orang lain menyalakan terangnya untuk kita. Jangan hanya mengagumi terang orang lain. Kita mulai saja menerangi diri kita sendiri sehingga kita mampu menyinari situasi lingkungan kita melalui upaya upaya kita, meski hanya kecil saja.


Nasehat Paulus melalui penjara bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Nasehatnya simple sekali, 'jika ada yang kamu butuhkan, berdoalah untuk itu, minta kepada Tuhan dengan doa dan ucapan syukur'. Berdoa kepada Allah yang ada dihadapan kita, Dalam kata-kata bacaan pertama dari nabi Zefanya, 'Tuhan, Allahmu, ada di tengah-tengahmu'. Where you are is, where the blessing will be. Dimanapun anda duduk disitulah berkat itu ada. Selamat hari minggu, Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat siang Romo, Terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus... Hari ini kita boleh memasuki Minggu sukacita dalam masa Adven, minggu penuh harapan karena kedatangan Kristus pembawa sukacita sudah semakin dekat. St. Yohanes mengajak kita untuk serius mempersiapkan diri dengan tobat, menghayati hidup dengan penuh syukur dam saling berbagi kasih...Sehingga kita sungguh2 siap menyambut kedatanganNya drngan sukacita dan bahagia...Tuhan memberkati...


Sabtu, 12 Desember 2020

Sabtu.12.12.20 Inspirasi pagi "hadiah Tuhan tidak selalu mudah dikenali"

Sabtu.12.12.20 Inspirasi pagi

Matius 17: 10-13 “Hadiah Tuhan tidak selalu mudah dikenali”

Bacaan pagi ini harus dibaca dalam suasana murid murid Yesus baru saja mengalami bagaimana wajah Yesus berubah ketika berada di puncak Gunung Horeb. Ada Musa dan Elia yang berbicara dengan Yesus. Begitu mereka turun dari gunung, para murid langsung bertanya soal kisah Elia yang menurut ceritra yang hidup dikalangan orang Yahudi, bahwa Elia akan kembali untuk mempersiapkan jalan bagi  Mesias. 

Mengapa Elia yang harus diutamakan, kan kami sendiri sudah melihat kemuliaanMu tadi di gunung bersama Elia yang berabad abad dahulu naik ke surga di gunung ini dan sekarang ada bersamamu. Para murid sungguh binggung dengan para ahli kitab yang selalu menolak Yesus. Padahal sudah sangat jelas di hadapan mereka siapa seusungguhnya Yesus bila dibandingkan dengan Elia.

Di tempat lain ada Yohanes Pembaptis yang viral dengan penampilannya yang luar biasa persis kisah Elia ketika akan datang lagi untuk menyiapkan jalan Mesias. Apakah Yohanes itu menggantikan posisi Elia?

Atas pertanyaan itu Yesus menjawab. Benar Elia sudah datang untuk memulihkan segala sesuatu, tetapi orang Yahudi tidak mengenalnya, bahkan mereka memperlakukan orang orang hebat seperti Yohanes Pembaptis sesuka hati mereka. Mereka memenjarakan dan membunuhnya. Dan saat Yesus memulai kesaksian hidupnya, Yohanes Pembaptis sedang dalam penjara dan beritanya akan dibunuh oleh Herodes Antipas.

Dan sekarang Yesus mengumumkan bahwa Ia akan mengalami nasib yang sama seperti Yohanes Pembaptis. Tentu saja para murid sulit menerima penjelasa dan analisa seperti itu, karena baru saja mereka merasa dan melihat sendiri kehebatan Yesus. Ah pasti tidak mungkin, pasti Yesus sedang tidak bicara menngenai dirinya, pasti Yesus sedang bicara tentang Yohanes pembaptis sepupunya. Gambaran saya seperti itu bacaan pagi ini.

Lalu apa hubungannya dengan persiapan Natal ini? Gloria in exelcis Deo. Kemuliaan Bagi Allah di tempat yang maha tinggi. Allah yang lahir dalam kotak kayu palungan adalah awal cinta Tuhan yang tidak selalu megah dan mulia. Anak manusia yang adalah pemberian kasih Tuhan tidak selamanya mudah dikenali. Perlu proses penantian yang panjang. Perlu waktu untuk mengertinya dengan baik.

Adven, Natal, Paskah, adalah saat saling berbagi cinta yang telah kita terima dengan berlimpah dari Tuhan melalui Putranya.


Selamat pagi sahabat. Perlu proses untuk lebih mengenal cinta Tuhan yang sedemikian Agung. Adven adalah masa penantian datangnya Tuhan; Natal saat saat indah yang akan selalu datang setiap tahun. Kita semua diberi kesempatan yang sama untuk merayakan. Namun kwalitaas kita sangat ditentukan oleh kesiapan kita. Mari manfaatkan  waktu menanti dengan sebaik baiknya. Jangan buang-buang waktu dengan hal hal yang tidak memberi nilai tambah. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf


Selamat pagi Romo, selamat berakhir pekan. Terima kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Nasib pewarta kerahiman Ilahi : Elia, Yohanes Pembaptis dan Yesus hampir sama. Mereka mewartakan kebenaran dan kerahiman Allah namun ditolak. Bahkan Yohanes Pembaptis dan Yesus akhirnya sampai dibunuh. Marilah kita mohon rahmat agar saat kemungkinan pelayanan kita kurang diterima atau bahkan ditolak, kita tetap mampu bertahan mengingat Tuhan yang kita ikuti sudah lebih dahulu mengalaminya. Tuhan memberkati..

Jumat.11.12.20 Inspirasi pagi "asyik dengan permainan sendiri"

Jumat 11.12.20 Inspirasi pagi

Matius 11: 16-19 “Asyik dengan permainan sendiri?” 

Apa ya maksudnya  Yesus berkata kepada orang banyak: “Dengan apa saya harus membandingkan generasi ini? Ini seperti anak-anak yang duduk di pasar dan memanggil satu sama lain, 'Kami memainkan seruling untukmu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan sebuah nyanyian tetapi kamu tidak berkabung.' 

Mari berimaginasi sejenak. Pernahkah anda memperhatikan sekelompok anak yang memainkan peran, atau prilaku tertentu. Taruh misalnya ketika anak anak suka menirukan pekerjaan dokter, atau bahkan gaya anak kecil sedang bermain misa-misaan, lucu, terkadang mereka pakai selimut sebagai kasula. Mereka asyik dengan permainan ‘mereka sendiri” bukan?

Nah seperti itu saya rasa, Yesus lagi duduk membayangkan sekelompok anak kecil bermain menjadi musisi di pesta pernikahan dan menjadi penyanyi di pemakaman. Namun kelompok anak ini tidak mendapatkan respon sama sekali dari kelompok anak lain. Saat kelompok pertama berpura-pura memainkan seruling seperti di pesta pernikahan, kelompok anak lainnya tidak mau menari. Ketika mereka berpura-pura menyanyikan lagu sedih seperti  di pemakaman, yang biasa terjadi dalam tradisi Yahudi, kelompok anak-anak lainnya tidak mau  berduka. 

Kayaknya generasi waktu itu seperti itu melihat pelayanan Yesus dan Yohanes Pembaptis. Yesus tampil dengan pelayanan yang penuh sukacita, gembira menyapa orang, penuh keramahan hadir, baik dengan orang miskin maupun dengan orang berada. Singgah makan dan minum bersama pemungut cukai dan orang kaya. Sebaliknya   gaya pelayanan Yohanes Pembaptis lebih ektrim, keras dan ketat.

Coba apa gambaran Yesus selanjutnya? Bagaimana Ia merasakan reaksi generasi waktu itu? Yesus mengamati bahwa seperti kelompok kedua anak-anak sezamannya gagal tergerak baik oleh pelayanannya sendiri atau pelayanan Yohanes. Mereka berperilaku seperti orang-orang yang acuh tak acuh saja. Asyik dengan diri sendiri.

Mereka kayaknya gagal faham. Yohanes pembabtis mereka cap sebagai orang kerasukan setan, gila saja, makan kok belalang. ' Anak Manusia datang makan dan minum,mereka bilang rakus dan pemabuk, teman orang orang brengsek. ' Tetapi kebijaksanaan dibenarkan oleh perbuatannya. ” Cara Tuhan lahir dan hadir terkadang sulit dicerna.

Lalu apa yang dapat diambil sebagai pembelajaran dari gambaran Yesus tentang generasi waktu itu?

Sekurang kurangnya kisah ini mengundang kita bertanya: Apakah kita termasuk generasi yang acuh tak acuh saja, generasi yang asyik dengan diri sendiri? Generasi yang tidak peduli dengan kehidupan orang lain, apakah kita termasuk orang yang asyik dengan permainan sendiri, apakah kita termasuk pelayan yang suka suka ku sendirilah. 

Selamat pagi sahabat. Hidup layaknya sebuah permainan, datang kadang dalam permainan yang sulit tapi  menyenangkan dan menantang,  terkadang dalam lagu yang menyedihkan. Yang utama kita tanggap dan peduli. Mampu mengontrol hidup sendiri. Hidup kita  sangat berharga, ayo, jangan biarkan menjadi korban keasyikan permainan kita sendri. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi paginya yang sangat bagus...Iya hari ini Tuhan Yesus mengajak kita lebih peduli dengan lingkungan kita, dan tidak asyik dengan dunia kita sendiri. Banyak saudara sekomunitas, keluarga dan teman dalam prlayanan yang membutuhkan sapaan, perhatian dan butuh didengarkan karena beraneka tantangan hidup. Marilah kita nohon rahmat agar kita dianugerahi kepekaan hati untuk memberi sapaan dan untuk memperhatikan, kepekaan telinga untuk mendengarkan, dan kesiapan untuk membantu mereka yang sungguh mengharapkan uluran tangan kita...Tuhan memberkati.




Kamis.10.12.20 Inspirasi pagi "tidak elok saling membanding bandingkan"

Kamis.10.12.20 Inspirasi pagi

Mat.11:11-15 “tidak elok saling membanding-bandingkan”

Saling memuji itu baik, sebagai salah satu bentuk penghargaan. Berbeda dengan membanding bandingkan sukses hidup anda dengan orang lain. Sebab kita tidak akan pernah bersyukur kalau  terus menerus membandingkan hidup kita  dengan orang lain. Kita sering menilai orang dari kulit luarnya, sebaliknya kita sering  merasa diri sudah penuh dengan kekurangan. Pertanyaan yang berulang ulang kali muncul mengapa ya hidupku tidak sebaik dan semakmur orang lain.

Soal hidup saling memberi pujian dan penghargaan kita bisa belajar dari Pujian yang Yesus berikan kepada Yohanes Pembaptis dalam pembacaan Injil pagi ini. Dalam pembacaan Injil pagi ini, Yesus sangat memuji Yohanes Pembaptis. Dia lebih besar dari semua anak yang lahir dari wanita, dia adalah nabi yang kedatangannya dinantikan oleh semua Kitab Suci Yahudi. Dia adalah sosok Elia yang diyakini akan mendahului kedatangan Mesias.  Sebaliknya Yohanespun memuji kebesaran Yesus,  sebagai seseorang yang lebih besar dari dirinya. Jauh dari kesan  saling membanding bandingkan.

Dalam hidupnya yang singkat kita belajar bahwa Yohanes  tidak pernah menyaksikan hal hal luar biasa yang dilakukan Yesus, ia tidak menyaksikan mujizat mujizat, apa lagi pristiwa kematian dan kebangkitan Yesus. Mengapa? Karena begitu Yesus tampil di depan umum, Yohanes Pembaptis sudah tiada, ia sudah dieksekusi oleh Herodes. 

Itulah sebabnya Yesus berkata tentang dia bahwa yang terkecil dalam kerajaan surga, yang tidak merasakan dan menyaksikan hal besar dalam pewartaan kerajaan Allah, lebih besar dari pada Yohanes. Berbahagialah yang melihat, namun lebih berbahagia yang tidak melihat namun percaya. Yang dimaksud yang terkecil adalah, siapapun, yang memiliki hubungan yang dekat dengan Yesus. 

Kita semua lebih diistimewakan daripada Yohanes Pembaptis. Apa yang Yohanes tunjukkan, kita lihat kembali dan, memang, pengalaman di sini dan saat ini. Dalam dan melalui Ekaristi, kematian dan kebangkitan Yesus hadir bagi kita secara sakramental. Roh Putra Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita melalui baptisan dan Krisma. 

Sekali lagi kita adalah orang orang yang terberkati. Seperti yang Yesus katakan kepada murid-muridnya di satu titik di dalam Injil, 'Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat!'. 

Kita dipanggil untuk menghargai dan menghargai rahmat yang telah kita terima dan membiarkan rahmat itu menyentuh hidup kita dan menjadikan kita orang yang anggun dan bersyukur, sehingga hidup kita dapat memberkati orang lain sebagaimana kita telah diberkati

Selamat pagi sahabat. Kita dipanggil untuk hidup saling menghargai dan menjadi berkat untuk orang lain. Ayo jauhkan kesan hidup saling membanding-bandingkan. Kita lahir bukan menjadi seperti orang lain. Kita unik dan istimewa. Mari kita menjadi orang yang berpengaruh untuk sekitar kita lewat setiap tindakan dan perkataan sekecil apapun itu. Tuhan memberkati

Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat sore Romo, terima kasih untuk kiriman inspirasi paginya yang bagus...Pribadi Yohanes Pembaptis yang menyerukan agar kita semua menyiapkan diri bagi kedatangan Sang Juru Selamat sangat dihormati dan dipuji oleh Tuhan Yesus. Sebaliknya Yohanes juga memuji Yesus yang melebihi dirinya...Jujur menilai kehebatan orang lain dan menyadari keterbatasan dirinya sering tidak mudah. Marilah kita mohon rahmat kerendahan hati agar kita mampu melihat mensyukuri kelebihan orang lain, bulan malah menjadi iri hati kepada mereka yang sukses dari pada kita..tksm


Rabu.9.12.20 Inspirasi pagi. "hidup memang susah, tapi lalu jangan mudah menyerah"

Rabu.9.12.20 Inspirasi pagi

Matius 11: 28-30 “hidup memang susah, tapi lalu jangan mudah menyerah”.

Bacaan injil hari ini singkat tapi menunjukkan sebuah komitmen dan tawaran yang luar biasa. Coba simak kisah ceritra  ini baik baik.

Ada seorang anak jatuh terjerumus ke dalam sebuah lobang yang dalam dan sulit sekali untuk keluar. Ia sudah kehabisan suara dan tenaga untuk berteriak minta tolong. Pertama tama yang mendengar jeritan anak muda ini adalah seorang ahli taurat, dia jongkok ditepi lubang,  memberi ceramah, menasehati sambil marah marah. Mengapa anda sampai bisa jatuh. “Kenapa tidak hati hati” itu akibatnya kalau tidak hati hati. Ayo coba lagi. Nanti setelah keluar anda harus belajar lebih berhati hati ya. Tapi kemudian ahli kitab ini pergi meninggalkan anak itu.

Kemudian datang seorang imam yang baik hati, dia berusaha mencari posisi sedekat mungkin,  agar tangannya dapat menggapai si anak. Sambil tengkurap dia menyemangati anak itu. “Ayo nak ulurkan tanganmu sedapat mungkin, begitu tanganmu dapat menggapai tanganku, aku akan menarik engkau keluar. Namun lubang itu cukup dalam imam itu tidak berhasil, lalu dengan sangat menyesal dan mengibas ibaskan debu yang ada dalam jubahnya, pergi juga meninggalkan anak itu, mungkin untuk cari bantuan.

Setelah itu datanglah Yesus dari Nasaret. Dia berhenti sejanak, kemudian dengan tidak banyak tanya Ia terjun ke dalam lubang, kemudian sambil jengkok, Ia menyuruh anak itu menaiki pundaknya, kemudian pelan pelan berdiri, lalu berpijak diatas telapak tangan Yesus, dengan sekuat tenaga Yesus melempar anak itu, hingga keluar dari lubang itu.

Kemudian Yesus melompat ke atas, sambil memutar mutar telapak tangannya, mengundang anak itu agar semakin mendekat, Yesus berucap, hai nak, mari 'datanglah kepada saya, kalian  yang sudah berusah dan yang terbebani,  saya akan memberi anda istirahat'.

Renungkan sabdanya: Datanglah kepadaku kalian yang semua letih dan lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikulah kuk yang kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena aku lembah lembut dan rendah hati.

Undangan yang sangat   sangat pribadi bukan?  ‘Datanglah kepadaku’. Panggilan pribadi Tuhan itu ditujukan kepada kita masing-masing tanpa kecuali. Yesus juga membuat janji kepada mereka yang menanggapi panggilannya untuk datang kepadanya, 'Aku akan memberimu istirahat dan rasa lega. 

Biasanya setelah istirahat ada kekuatan baru yang muncul. Yesus mengundang agar kita selalu kuat, tidak mudah menyerah. Lalu ingat bacaan pertama hari ini,”Tuhan 'memberi kekuatan kepada yang lelah'. 

Selamat pagi sahabat. Kita semua bisa menjadi lelah secara fisik, pikiran dan jiwa, terutama di masa-masa Covid ini. Ayo semangat semangat. Ingat  Tuhan tidak pernah lelah mencintai kita. Hidup boleh susah, tapi mental hidup tidak boleh seperti orang yang lagi susah lelah. Tuhan memberkati.

Sharing Sr. Anthonella OSF

Selamat pagi Romo, terjma kasih renungan yang sangat inspiratif. Iya Yesus memanggil kita secara pribadi datang kepadaNya. Secara khusus yang letih lesu dan berbeban berat.... Luar biasa, begitu besar kepedulian dan cinta Tuhan kepada kita. Beliau ingin ikut ambil bagian didalam permasalahan hidup kita. Namun kita harus datang dekat kepadaNya, tidak ketempat lain. Maka Beliau akan memberikan kelegaan. Marilah kita selalu datang dan dekat dengan Yesus menyerahkan segala perkara kita kepadaNya untuk diberi kekuatan dan kelegaan.Tuhan memberkati...



Rabu, 09 Desember 2020

Selasa.8.12.20. Inspirasi pagi "terjadilah padaku menurut kehendakmu"

Selasa.8.12.20 Inspirasi pagi


Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda


Lukas 1: 26–38   “terjadilah padaku menurut kehendakmu”.

Sepertinya kata kata yang bermakna, sungguh menjadi inspirasi, enak diungkapkan, namun menyimpan sebuah perjalanan hidup yang berat. Maria telah berjuang untuk ungkapan  yang berat ini, menjadi ibu Tuhan, sehingga gereja memproklamasikan ajaran resmi melalui Paus Pius IX, yang menyatakan bahwa dia secara unik disukai oleh Tuhan sejak dia dikandung di dalam rahim ibunya sendiri. Ia wanita penuh rahmat, sejak saat pertama dalam hidupnya. Tuhan sedang mempersiapkan dia untuk menjadi wanita yang akan melahirkan Yesus, Anak Tuhan, dari rahimnya. (dogma yang dikeluarkan oleh Paus Pius IX pada tanggal 8 Desember 1854)


Namun yang luar biasa seperti yang kita baca dalam injil pagi ini, Maria berjuang untuk menerima kehendak luar biasa dari Allah ini, dan semua yang diperlukan untuknya. Awalnya, dia sangat terganggu, dan kemudian dia bertanya, 'bagaimana ini bisa terjadi?' Akhirnya, dia menyerah, 'Biarkan apa yang Anda katakan terjadi dalam hidup saya'. 

Sejak saat penyerahannya pada kehendak  Tuhan, dia menjadi sumber berkat bagi seluruh umat manusia, melalui siapa Yesus datang kepada kita. Dengan penyerahan totalnya pada keinginan Tuhan untuk hidupnya, dia melahirkan Yesus di dalam hatinya, sebelum dia melahirkan Yesus di dalam rahimnya. 

Dan sejak itu, Maria tidak pernah luput dari pedang kehidupan, sebuah pedang menembus hatinya, namun semuanya dilakukan seperti apa yang telah dikatakannya sejak awal. Sesekali ia berkeluh kesah,  kawatir, tapi menyerahkan segala sesuatunya pada rencana Allah. Ia menyimpan semua perkara dalam hatinya, sampai Ia memangku putranya sendiri di bawah kayu salib. Sungguh tragis. Wanita perkasa, yang menyimpan segala sesuatu dalam hatinya.


Selamat pagi sahabat. Hidup memang tidak penah lepas dari lika liku persoalan, terkadang menjadi  like dan dislike, namun apapun difinisinya, yang utama adalah bagaimana kita menjalaninya. Ketika kita melihatnya sebagai berkat, penyerahan diri pada perkenaan Allah, siapapun kita, pastilah  akan menjalaninya dengan penuh syukur dan gembira. Semoga pagi ini kita menjadi  sumber berkat bagi orang lain. 

“Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu. Kata kata yang indah namun mengandung resiko yang berat. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella OSF


Selamat siang Romo... Selamat Pesta Bunda Maria Dikandung Tanpa Noda. Merupakan peristiwa luhur yang hanya bisa diimani. Rencana Tuhan untuk keselamatan manusia memang dikemas begitu rapi dan indah...Semua sudah disiapkan dari awal, dan puji Tuhan Bunda Maria  berkenan menerima tugas yang berat itu. Kita bersyukur atas kesediaan Bunda Maria ini, sehingga berkat ketaatan beliau kita bisa selamat. Tuhan juga memanggil kita untuk ikut ambil bagian didalam rencana Tuhan walaupun dalam hal2 yang sederhana. Semoga kitapun terbuka akan rencana Tuhan dalam diri kita demi keselamatan orang lain. Tuhan memberkati.

 


Senin.7.12.20 Inspirasi pagi "dimana ada niat disitu ada jalan terbuka"

Senin.7.12.20 Inspirasi pagi

Lukas 5: 17-26 “dimana ada niat disitu jalan terbuka”. 

 

Sebesar apapun niat, kemauan, bahkan iman, jika tidak ada tindakan   akan sia sia saja. Pingin punya pekerjaan tapi tidak berbuat apapun, pingin sehat tapi tidak pernah olahraga. Teringat nasehat Rasul Yakobus, “Iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati. 


Dalam pembacaan Injil pagi ini kita memiliki gambaran yang sangat bagus tentang iman dalam tindakan. Teman-teman dari orang lumpuh itu begitu berniat agar temannya yang lumpuh, sembuh. Lalu mereka membawa temannya kepada Yesus  dengan cara apaun, termasuk  melakukan hal yang ekstrim dengan membuat lubang di atap rumah dan pelan pelan mengulurkan temannya yang berada dia tas tandu, persis di depan Yesus. Mereka tidak peduli dengan antrean dan kerumunan orang banyak. Yang ada tekad dan nekat.


Yang paling mengesankan saya adalah ekspresi persahabatan  yang telah  ditunjukkan oleh empat teman ini, kegilaan mereka  untuk membawa kawannya yang lumpuh  kepada Yesus. Mereka sudah lama menanti di ruang atas rumah, akan tetapi kesempatan untuk ketemu Yesus rasanya sulit, oleh karena begitu banyak orang.  Inilah persahabatan yang sejati. Seakan akan yang ada dalam pikiran mereka,  “di mana ada kemauan, di situ ada jalan'. 


Ketika Yesus melihat orang lumpuh di atas tandu turun ke arahnya dari lubang  atap, dia tidak merasa kesal, sebaliknya, Dia melihat niat yang luar biasa yang tercermin dari persahabatan kelompok kecil ini. Yesus sangat mengenali persahabatan mereka,  lalu berkata, teman, imanmu telah menyelamatkan mu. Bukan iman orang lumpuh yang menarik perhatian Yesus itu, melainkan iman teman-temannya yang menghantar si lumpuh sampai kehadapan Yesus.

Pembelajarannya ialah: Kekuatan iman terletak dalam kebersamaan melaui  kerja sama yang baik. Tindakan iman membutuhkan niat dan  kreativitas yang luar biasa, tidak peduli bila harus  menjebol flafon rumah untuk kesembuhan seorang sahabat. Incredible, kata orang yang lagi senang- senannya belajar bahasa inggris. Luar biasa. Kami telah melihat hal-hal luar biasa hari ini, ungkap orang orang yang menyaksikan pristiwa penyembuhan pria lumpuh ini dan usaha kawan kawan pria lumpuh ini.


Sahabat,terkadang kita membutuhkan iman orang lain untuk menopang perjalanan hidup kita,  ketika iman kita sendiri tampak lemah. Ada saat-saat dalam hidup kita, ketika seperti orang yang lumpuh, kita perlu digendong oleh orang lain, dan ada saat-saat lain ketika, seperti para penolongnya, kita memiliki kekuatan dan iman untuk menggendongnya. 


Selamat pagi sahabat. Jangan pernah merasa sendirian. Jangan pernah lelah untuk selalu berbuat baik. Selalu ada rencana yang indah dan berkat yang melimpah bagi orang yang hidup saling bahu membahu. Dimana ada niat disana ada jalan. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf:

Selamat siang Romo... Memang pembelajaran luar biasa yang bisa kita petik dari Sabda Tuhan hari ini. Tidak ada suatu yang mustahil bagi orang yang percaya kepadanya. Iman dan  upaya teman2 silumpuh memang sungguh2 luar biasa... Mereka percaya Yesus adalah solusi bagi kesembuhan si lumpuh. Semoga kita dianugerahi iman yang pantang menyerah didalam menghadapi perjuangan hidup, karena didalam Dia segalanya menjadi mungkin...Selamat siang Romo, Tuhan memberkati...



www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com