Jumat, 18 Desember 2020

Selasa.15.12.20 Inspirasi pagi "ikuti kata hatimu"

Selasa.15.12.20 Inspirasi pagi

Mt.21:28-32 “ikuti kata hatimu”


Hari ini, kita merenungkan ayah yang memiliki dua anak laki-laki dan pergi ke yang pertama dan berkata kepadanya: “O Nak, hari ini kita pergi dan bekerja di kebun anggur ya?» (Mat 21:28). Dan anak yang pertama  menjawab: «'ndak ah, wegah, Aku tidak mau, malas'. Tapi kemudian dia berpikir, ah pergi ah,   apa ruginya kalau pergi. (Mat 21:29). Kemudian, si Ayah pergi ke anak yang kedua dengan perintah yang sama. Dan anak yang kedua  menjawab: « tenang ayah, pasti, “pasti Aku akan pergi, ayah”, tapi nyatanya  tidak pergi juga(Mat 21:30). 


Yang paling utama  bukanlah mengatakan "ya", oke, no problem, tapi "melakukannya". Ada kata-kata motivasi yang bagus “just do what you love”


Oo, jadi ingat penguatan Yesus melalui sabdanya yang lain, “tidak semua orang yang berkata kepada saya, 'Tuhan, Tuhan', akan masuk ke Kerajaan Surga, tetapi, hanya orang yang melakukan kehendak Bapa saya di Surga, itu dia yang selamat» (Mat 7:21). 


“Ikuti kata hatimu, lakukan apa yang anda cintai”. Nah ini dia anak yang pertama, meski ia bilang “wegah” ora sudi, tapi karena ia senang dengan pekerjaannya, ia lantas pergi. Ia mendengarkan dengan penuh perhatian, tidak menutup telinga. Biasanya laki laki cendrung untuk membela diri bukan?



Terkadang Tuhan menuntut bahwa, ketika menaati-Nya, kita menempatkan iman kita untuk bekerja. Kadang-kadang, Tuhan  menyarankan agar  apa yang Dia inginkan dalam bisikan, dalam, dalam, di dalam hati nurani kita: kita harus tetap waspada untuk dapat membedakan suaranya dan setia padanya. Mematuhi kehendak Tuhan berarti menjadi orang suci; taat tidak berarti menjadi boneka di tangan orang lain, tetapi untuk mendalami apa yang harus kita capai: dan kemudian, melakukannya "karena kita menyukainya". Just do what you love (Santo Jose Maria)


Ketika kita melakukan pekerjaan kita karena kita memang menyukai dan mencintai, saat itulah pekerjaan tidak menjadi beban melainkan hal yang menyenangkan. Pekerjaan lalu menjadi “passion”.


Belajar dari kisah injil pagi ini, mari kita bertanya saja, apakah saya termasuk orang yang nyaman dengan pekerjaan yang saya lakukan saat ini? Jika kita melakukan pekerjaan dengan gembira hati, meski mungkin bayarannya kecil atau tidak dipandang  orang, jika anda sudah senang, anda pada jalur yang benar. Welldone anak pertama.


Semua kembali kepada pribadi masing masing. Jika bertahan dalam ketidaksenangan pekerjaan itu adalah pilihan, tidak ada yang dapat memaksa, ayah yang baik sekalipun tidak.


Selamat pagi sahabat. Benar kata pepatah  hidup terdiri dari  pilihan-pilihan. Namun lakukan saja apa yang anda cintai selagi masih ada waktu. Tuhan memberkati.


Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo...Terjma kasih untuk kiriman inspirasi pagi yang bagus. Pada hari ini mengingatkan kita bahwa kitapun dipanggil untuk ikut ambil bagian didalam kebun anggur Tuhan...Bagaimana reaksi kita, apakah seperti anak pertama atau kedua? Semoga kita dapat melaksanakan rencana dan kehendak Tuhan dalam pelayanan sehari-hari yang mungkin hanya sederhana namun dengan cinta yang besar. Agar olehnya Nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan memberkati.


www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com