Selasa, 02 Desember 2014

Pelatihan tehnik budi daya karet unggul dan tehnik budi daya tanaman muda bagi fasilitator Cakap dan CKK




Julius Hulu beserta Facilitator CKK-CAKAP
 Caritas Keuskupan Ketapang, CKK — Karina yang menjadi mitra Caritas Keuskupan Ketapang dan Caritas Keuskupan Agung Pontianak, mengadakan pelatihan tehnik budidaya karet unggul dan tehnik tanaman muda bagi para fasilitator lapangan di Paroki Simpang Dua Keuskupan Ketapang, Senin-Sabtu (24-29/11/2014). Menurut Lora, pelatihan ini merupakan jawaban atas hasil evalusi periode lalu(2012-2014), dimana  fasilitator Community managed merasa perlu mendapat penyegaran untuk budidaya karet dan tanaman muda.

“mohon serius untuk mengikuti pelatihan ini, karena sesungguhnya ide ini datang dari teman-teman" kata Lora dalam pembukaan pelatihan Senin(24/11) pagi selaku program officer Community managed livelihod promotion (CMLP). Ia mengungkapkan lebih jauh, “sangat beruntung Bapak Yulius Hulu bisa datang dari Nias (CKS) dan  dapat mengatur waktu dengan baik sehingga bisa hadir menjadi trainer kita kali ini”

Hadir pada pelatihan itu, P. Made, direktur Caritas Keuskupan Ketapang, yang dengan tekun mengawal pelatihan ini baik teori maupun praktek sekolah lapang. Ia mengatakan: ketrampilan fasilitator terletak pada jam terbang sekolah lapang, dan kesungguhan untuk melatih diri terus menerus.

Sementara Aloysius, koordinator lapangan CKK mengingatkan kan para fasilitator untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan maksimal, agar tidak ada lagi komunitas yang meragukan kemampuan anda. “Anda harus menjadi fasilitator yang percaya diri di lapangan” ujarnya dalam sharing pengalaman..

Menurut Yulius, yang terjadi di lapangan memang sering beda dengan apa yang telah menjadi konsep kita. Ia mengatakan, hasil pelatihan ini tidak serta merta akan mampu meyakinkan komunitas dampingan. Oleh karenanya fasilitator perlu membuat contoh sendiri. “Biarkanlah hasil contohmu menjawab segala keraguan mereka”. Ujarnya sambil asyik menakar pupuk untuk persiapan praktek lapang.

“penting bagi fasilitator lapangan membuat kebunnya sendiri sebagai perbandingan, hanya itu satu-satunya cara untuk membalikan keraguan masyarakat tani" kata Yulius.

Teori dan praktek budi daya karet unggul dan tanaman muda, lanjut Julius, dapat berasal dari siapa saja, dan terimalah itu sebagai masukan kemudian diolah, mana yang masuk akal dan mudah diterapkan. Saat sekolah lapang, akan menjadi saat melatih dan mempertajam ketrampilan kita. Beberapa bulan yang lalu para fasilitator dari CKK juga sudah mendapat pelatihan okulasi karet dari Disbun Ketapang, pelatihan itu dirasa terlalu singkat, sehingga pelatihan ini melengkapi dan menambahkan pengetahuan terutama tehnik budidaya tanaman muda.

“Versi pelatihan model Pak Julius ini sederhana dan menarik, mudah dicerna” ungkap Ewal, fasilitator Caritas Keuskupan Agung Pontianak (CAKAP).
“Terus terang saja, ini kali kedua kami ikut pelatihan,  saya sangat anthusias” tambah Martin fasilitator CAKAP, yang juga aktif mendokumentasikan pembelajaran pelatihan ini. Martin  menyebutkan bahwa pelatihan yang berpegang pada modul memberikan kepastian dan keyakinan sendiri. Oleh karena itu ia berusaha untuk menfilmkan setiap model pembelajaran ini. “saya yakin komunitas dampingan akan terbantu dengan visual yang saya buat” ucapnya penuh semangat.
“Saya sangat termotivasi dan lebih percaya diri” ungkap Marsel peserta dari progam Diocese Accompaniment (DA). Lebih lanjut Dia mengatakan bahwa pelatihan seperti ini yang diperlukan di masyakarat. Keraguan petani yang baru mulai hanya bisa diyakinkan dengan contoh dulu. Senada juga yang disampaikan oleh Yohanes Budin: “ilmu ini tidak akan didapat dimeja kuliah”. Saya sangat beruntung mendapat pengetahuan dan praktek lapangan ini. Ujarnya ditengah evaluasi kegiatan ini.
“Kepada Karina, CKS,CAKAP, saya sampaikan terimakasih atas kerjasamanya, kepada semua peserta palatihan, saya ingatkan kembali, hadir dan memulai dari apa yang mereka punyai, membuktikan dengan ikut bertanam akan menjawab segala keraguan komunitas dampingan kita" Kenyataan di lapangan sering berkata lain, oleh karena itu bukti kongkrit dari kehadiran anda akan mampu mengubah cara pandang mereka” papar Rm. Made menutup pelatihan.(Adi)


www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com