CARITAS KEUSKUPAN KETAPANG

Caritas Keuskupan Ketapang adalah lembaga pelayanan kemanusiaan yang hadir untuk menggerakkan komunitas dalam meningkatkan ketangguhan diri dan pengorganisasian diri sebagai upaya mengurangi kerentanan

DIMENSI DASAR CARITAS #1

Memiliki Identitas Caritas yaitu Melayani dengan Kasih (Deus Caritas Est), dan bekerja berdasarkan visi dan misi, nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dianut oleh Caritas Keuskupan Ketapang

DIMENSI DASAR CARITAS #2

Memiliki struktur pelayanan dengan manajemen yang baik, efisien, efektif, berkomitmen tinggi

DIMENSI DASAR CARITAS #3

Melayani berdasarkan Konteks (profilling) yang mengacu pada prioritas isu-isu kerentanan yang dihadapi masyarakat di wilayah Keuskupan Ketapang menuju masyarakat yang resilien terhadap bencana yang sewaktu-waktu mengancam.

ALAMAT CARITAS

Jln. R.M. Sudiono No.11,KETAPANG 78813, Ketapang - Kalimantan Barat - INDONESIA Telp. +62534-32344, Email: caritasketapang@gmail.com / berkuak@gmail.com Website: www.caritasketapang.org

Sabtu, 08 September 2018

LOKALATIH PASTORAL KEBENCANAAN #1

“Melelahkan, tetapi menyenangkan.” Demikian salah satu tanggapan peserta Lokalatih Pastoral Kebencanaan yang diadakan Caritas Keuskupan Ketapang di Regio Tengah, tepatnya di Paroki St. Gabriel, Sandai, pada saat evaluasi kegiatan.

Tanggal 3-4 September 2018, Caritas Keuskupan Ketapang mengadakan Lokalatih Pastoral Kebencanaan untuk Regio Tengah Keuskupan Ketapang, yang berpusat di Sandai. Paroki-paroki lain yang termasuk dalam Regio Tengah (Paroki Menyumbung, Paroki Sepotong, Paroki Randau, Pra-Paroki Sungai Daka), juga diundang untuk mengikuti kegiatan ini. Lebih kurang 25 peserta yang datang dan berpartisipasi dalam Lokalatih kali ini, ditambah fasilitator CKK, yaitu RD. Made Sukartia, Bp. Petrus Apin, Danang Sujati, dan Pia Sezi.
 
Hari pertama (3/9), para peserta Lokalatih diajak untuk mengenali apa itu bencana dan mengenali potensi bencana di daerah mereka masing-masing. Kemudian, secara garis besar, para peserta diajak
untuk mengenali SPHERE Project, Piagam Kemanusiaan, dan Standar Inti Kemanusiaan, yang difasilitasi oleh RD. Made Sukartia, sebagai Direktur Caritas Keuskupan Ketapang. Kemudian, masih di hari pertama, para peserta diajak untuk mengenali tentang Relawan/Volunteer. Bagaimana mereka menilai lembaga masing-masing, menilai diri sendiri, dan memanajemen relawan. Materi ini diberikan oleh Pak Petrus Apin, fasilitator dan Program Manager Caritas Keuskupan Ketapang. Kemudian Danang Sujati, sebagai staf Caritas Keuskupan Ketapang, memfasilitasi tentang draft S.O.P. tanggap darurat bencana Keuskupan Ketapang, yang telah disusun oleh Caritas Keuskupan Ketapang, dengan harapan jika S.O.P. tersebut sudah final, bisa digunakan oleh paroki-paroki yang ada di wilayah Keuskupan Ketapang bila ada peristiwa bencana di wilayah masing-masing.

Hari kedua (4/9), para peserta diajak untuk berperan aktif dalam simulasi tanggap darurat. Para peserta melakukan praktik simulasi membuat Sitrep (Situation Report) dan Kajian Cepat Bencana. Dalam praktik, para peserta menyusun Sitrep dalam kelompok tentang bencana gempa di Lombok. Kemudian, untuk Kajian Cepat Bencana, para peserta masing-masing secara perorangan melakukan praktik wawancara kepada fasilitator dan peserta yang sudah ditunjuk sebagai sumber data, yang dalam hal ini kasus banjir bandang di Sandai.

Pada akhir hari kedua, peserta diminta untuk mengisi form registrasi Relawan Keuskupan, yang akan menjadi database relawan Caritas Keuskupan Ketapang. Kemudian kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. made Sukartia.
 
Kegiatan Lokalatih ini, selain mengundang paroki-paroki yang ada di Regio Tengah, juga mengundang pihak dari Pemerintah Desa yang ada di paroki-paroki, termasuk Dewan Adat. Diharapkan akan ada kerjasama yang baik dari pihak Keuskupan, Paroki, dan Pemerintah Desa bila ada peristiwa bencana, sehingga gerakan untuk bangkit, memulihkan diri dan membangun kesiapsiagaan itu menjadi tanggung jawab semua orang, terlepas dari apa latar belakang dan golongannya.

“Senang bisa mendapat pengetahuan tentang bencana dan responnya. Terima kasih, CKK,” kata Devanto, salah satu peserta dari Paroki Sepotong.

Kegiatan Lokalatih ini sengaja dibuat dengan metode partisipatif aktif, dengan segala dinamika, permainan, dan praktik simulasi. Dengan aktifnya peserta, diharapkan kegiatan menjadi tidak membosankan dan berkesan untuk mereka. Seperti disebut di atas, melelahkan memang. Tetapi peserta akan menjadi tidak bosan dalam mengikuti pelatihan.

Kegiatan Lokalatih Pastoral Kebencanaan menjadi sarana edukasi tentang kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini akan kembali diadakan di regio-regio Keuskupan Ketapang pada jadwal yang akan ditentukan selanjutnya. Salam Belarasa!






Kamis, 30 Agustus 2018

FIELD VISIT WITH FR. TAKA


Caritas Keuskupan Keetapang mendapat kehormatan didatangi oleh Fr. Taka dan Mr. Yuji dari Jepang (7-8 Juli 2018). Mereka ingin melihat langsung komunitas binaan Caritas Keuskupan Ketapang yang berada di Desa Tahak, Desa Deraman, dan Dusun Giet.
Fr. Yamaguchi Michitaka, yang kerap dipanggil Fr. Taka, adalah seorang pastor yang berasal dari Yokohama, Jepang. Beliau merupakan seorang pastor yang sekarang memfokuskan diri pada aktivitas penguatan dan pembinaan kelompok-kelompok binaan di beberapa tempat dan negara, termasuk di Indonesia. Sedangkan Mr. Yuji merupakan seorang rekan kerja Fr. Taka, yang juga mempunyai tugas mengajar di Bali.
"Persoalan utama di desa dan komunitas ini adalah masalah harga karet yang kami nilai sangat rendah," demikian ungkap beberapa anggota komunitas yang berada di Taha, Dusun Kayu Bunga, Desa Balai Pinang, Simpang Hulu, saat bertemu dengan Fr. Taka bersama Caritas Keuskupan Ketapang.
Demikian juga saat bertemu dengan komunitas dampingan di Deraman, Desa Semandang Kiri, yang mempunyai komoditas karet dan padi sawah.
"Kami hanya mempunyai bibit lokal, baik karet maupun padi," ungkap seorang anggota pada saat memplenokan hasil diskusi kelompok.
Kedatangan Fr. Taka dan Mr. Yuji disambut baik dan antusias oleh komunitas. Saat di Deraman, Fr. Taka bersama Caritas Keuskupan Ketapang mendapat kesempatan mengunjungi sistem irigasi milik desa yang digunakan untuk mengairi sawah milik masyarakat.
Pada akhir kegiatan, bersama dengan Caritas Keuskupan Ketapang, Fr. Taka dan Mr. Yuji menyempatkan diri mengunjungi kampung Giet, tempat komunitas dampingan yang pernah didampingi oleh Caritas Keuskupan Ketapang. Mereka ingin melihat langsung perkebunan karet yang pernah didampingi oleh Caritas Keuskupan Ketapang.
Tanggal 9 Juli 2018, Fr. Taka dan Mr. Yuji harus kembali ke tempat tugas masing-masing.
Thank you. See you again Fr. Taka. We hope you enjoy your time at Balai Berkuak.

Rabu, 15 Agustus 2018

VIDEO : PEACH II - VOLUNTEER MANAGEMENT



Caritas Keuskupan Ketapang mengikuti pelatihan Manajemen Relawan (Volunteer Management) yang difasilitasi KARINA KWI dan Ava dari Caritas Filipina.
Kegiatan ini diikuti oleh 17 Keuskupan yang ada di Indonesia, yaitu Caritas Tanjung Karang, Caritas Padang, Caritas Sintang, Caritas Ketapang, Komisi PSE Banjarmasin, Caritas Pontianak, KARINAKAS, Caritas Purwokerto, KARINA Surabaya, Caritas Ende, Caritas PSE Larantuka, Caritas Atambua, Komisi PSE Kupang, Caritas PSE Ruteng, Caritas PSE Manado, Komisi PSE Makassar, dan Komisi PSE Agats

Caritas mengirimkan 3 orang yaitu Rm. Made Sukartia sebagai Direktur CKK, Pak Petrus Apin sebagai Manajer Program CKK, dan Danang Sujati sebagai Staf IT CKK. Kegiatan ini dilaksanakan di Wisma Syantikara Yogyakarta, 17-19 Juli 2018.

Untuk berita selengkapnya, bisa dibaca di sini (KARINA)



www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com