Caritas Ketapang

Website Resmi Caritas Keuskupan Ketapang

CMLP

BELA RASA

Rabu.2.12.20 Inspirasi pagi

Matius 15: 29-37 “Caritas Christmas Cross Challenge”

Sebuah program yang digagas Karitas Indonesia KWI “niat bermurah hati membantu orang melalui lari virtual”. Aksi penuh fun, berlari, berjalan, bahkan  treadmill dijalani  dengan gembira, namun dapat membantu banyak orang. Salah satunya guru kontrak yang ada di pedalaman yang hidup dari mengajar. Karena tidak ada kegiatan mengajar para orang tua enggan membayar uang sekolah. Semua data kegiatan terekam melalui aplikasi “strava dan aktivin”. Orang baik berdonasi setiap 50.000 rupiah, anda berlari atau berjalan 1 km. Gerakan ini mendapat sambutan hangat dari para imam, biarawan dengan membentuk group lari di seluruh Indonesia, dan ditanggapi dengan sukacita para donator yang senang bahagia melihat para pastor, biarawan biarawati bahkan uskup sehat karena berlari.

Didalam kesulitan dimana seakan akan tidak ada jalan keluar, selalu saja ada orang baik yang bermurah hati akan membantu kalian. Kira kira seperti itu tantangan Yesus untuk para murid yang risau bingung karena tidak memiliki cukup makanan untuk membantu orang banyak yang mengerumuni Yesus. 

Seperti para murid bingung saat menghadapi begitu banyak orang yang lapar. Saya sering dikejutkan oleh pertanyaan para murid dalam pembacaan Injil hari ini, 'Di mana kita bisa mendapatkan cukup roti di tempat yang sepi ini untuk memberi makan orang banyak?' 

Pertanyaan yang sangat manusiawi. Ini adalah jenis pertanyaan yang kita semua tanyakan ketika kita menemukan diri kita dihadapkan pada situasi yang tampaknya sulit. Rasanya nyali ini mudah menciut dan diri ini mudah   tergoda untuk berkecil hati dan menyerah. 

Namun, di mana kita melihat masalah, Tuhan sering melihat banyak peluang, asalkan ada sedikit niat dan tekat melakukan apa pun yang dapat kita lakukan. 

Injil hari ini meyakinkan kita bahwa Yesus dapat bekerja dengan penuh kuasa melalui sedikit yang kita miliki. 

Yesus mengajak para murid untuk focus akan kebaikan. Masalah bahwa   setiap orang hampir tidak cukup Itu bukan pointnya. Namun bagaimana memanfaatkan sumber daya kecil yang kita miliki dapat asal kan kita mampu memberikan dengan murah hati. 

“Tuhan dapat bekerja dengan kuat melalui kelemahan kita. Memang, kadang-kadang kelemahan kitalah, kerentanan kita, ketidakcakapan kita, yang dapat memberi Tuhan ruang lingkup terbesar untuk bekerja melalui kita, asalkan kita memercayai Dia untuk melakukannya. 

Selamat pagi kawan. Jangan terlena untuk selalu melihat kekurangan dan ketidak-mampuan kita. Tetaplah beraktivitas, lakukan sesuatu yang bermanfaat untuk menyemangati hidup  hari ini. Tetap berdiri ditengah kesulitan. Ayo lari pagi, biar sehat, sambil sambil berdonasi. Selamat ber- “Caritas Christmas cross challenge”. Anda bermurah hati, kami berlari  dengan   happy, banyak guru pedalam akan terbantu. Tuhan memberkati.

Sharing Sr. Anthonella Osf

Selamat pagi Romo...Terima kasih kiriman inspirasi paginya yang bagus....Tuhan Yesus hari ini mengajarkan kepada kita untuk bekerja, mengajar dan berbagi kasih. Dia tidak hanya memperhatikan kehidupan rohani kita, namun juga kehidupan jasmani kita. Dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat. Kita diajak menjadi peka akan kebutuhan sesama yang ada disekitar kita, sesuai dengan kemampuan kita...Berbagi hati bagi sesama yang sangat membutuhkan baik itu untuk meringankan beban rohani maupun jasmani mereka...Tuhan memberkati.



| Blogger Templates - Designed by Colorlib