Sabtu, 07 November 2020

Sabtu.7.11.20 Inspirasi pagi "jadilah orang yang dapat dipercaya"

Sabtu.7.11.20 Inspirasi pagi 

Lk.16:9-15 “”

“Jadilah orang  yang layak dipercaya”


Teringat lagu “ oh uang, lagi lagi uang” Pretty Sisters, th.1976  sebagian lirik lagunya seperti ini:  Memang uang bisa bikin orang senang bukan kepalang, namun uang bisa juga

bikin orang mabuk kepayang, lupa sahabat, lupa kerabat, lupa saudara, mungkin juga lupa ingatan…uh..uh. 


Pagi ini Yesus juga bicara tentang uang, “jika anda tidak dapat dipercaya dengan kekayaan yang tidak jujur, siapa yang akan mempercayai Anda dengan kekayaan sejati?”

“Aku berkata kepadamu, bertemanlah dengan dirimu sendiri dengan kekayaan yang tidak jujur(mamon), sehingga ketika gagal, jatuh, kamu akan disambut ke dalam tempat tinggal yang kekal. Orang yang dapat dipercaya dalam hal-hal kecil juga dapat dipercaya dalam hal-hal yang hebat; dan orang yang tidak jujur ​​dalam hal-hal kecil juga tidak jujur ​​dalam hal-hal besar. Karena itu, jika Anda tidak dapat dipercaya dengan kekayaan yang tidak jujur, siapa yang akan mempercayai Anda dengan kekayaan sejati?


Apa yang bisa dipetik dari nasehat Yesus soal uang ini?


Pembelajaran pertama; uang adalah bagian dari hidup kita dengan satu atau lain cara. Kita semua butuh uang  untuk hidup. Itu tidak bisa disangkal. Namun perhatian Yesus bukan tentang uang itu sendiri, melainkan tentang pengelolaan  uang itu. Dia menyatakan, 'gunakan uang, yang bisa bikin pusing kepala ini, untuk menyenangkan hati   teman anda, agar dengan demikian memastikan bahwa ketika anda terpuruk, mereka akan menyambut Anda ke dalam tenda keabadian'. Mirip dengan kisah bendahara yang cerdik.

Pembelajaran kedua; Dia menggunakan bahasa kepercayaan dalam hubungannya dengan uang. 'Orang yang bisa dipercaya dalam hal-hal kecil bisa dipercaya dengan hebat'. Uang adalah sesuatu yang dipercayakan untuk kita gunakan dengan baik, dan jika kita menunjukkan diri kita layak untuk kepercayaan itu, maka akan tiba saatnya kita akan dipercayakan dengan apa yang Yesus sebut sebagai kekayaan sejati, kehidupan yang membuat orang gembira. 

Yesus tampaknya mengatakan bahwa yang lebih penting untuk apa yang kita miliki adalah apa yang kita lakukan dengan talenta yang kita miliki. Apa pun sumber daya yang kita miliki, kita dipanggil untuk menggunakannya dalam melayani orang lain, menjadi admin finance yang baik 'untuk memenangkan banyak orang dalam bahasa managemen, mengadminstrasikan uang dengan tatakelola yang bertanggungjawab, dapat diukur, profesional. 

Injil menantang kita setiap hari untuk menggunakan apa yang kita miliki untuk memberi manfaat bagi orang lain, dan apa yang kita miliki tidak hanya mencakup harta benda kita, tetapi karunia kita, bakat kita, pengalaman kita, waktu kita. Kita semua memiliki sesuatu yang dapat bermanfaat bagi seseorang, jika kita mau membagikannya.

Tidak  perlu atau berhasrat untuk menjadi hamba Mammon, agar bisa dipercaya orang. Yang penting jujur dan professional, tanggungjawab dalam mengelola uang.

Selamat pagi sahabat. Tuhan memberkati.

Sharing sr. Antonella Osf

Selamat siang Romo, terima kasih untuk inspirasi paginya yang mantap. Setuju dengan apa yang Romo tulis diatas bahwa kita tidak boleh munafik. Kita sangat membutuhkan uang agar kita bisa sehat, dan dapat melayani dengan baik. Namun yang penting bagaimana kita mengelola uang yang ada dengan profesional dan bertanggung jawab. Sehingga kita tidak menjadi abdi uang tetapi memanfaatkan uang atau apa saja yang ada sesuai dengan tujuannya. Sr. Paulus juga mengajak kita untuk  senantiasa bersyukur atas anugerah saat kita berkelimpahan atau berkekurangan. Tuhan memberkati.


www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com