Selasa, 29 September 2020

Selasa.29.9.20 isnpirasi pagi; "berbahagialah mata.....

Selasa.29.9.20 Inspirasi pagi
Yohanes 1: 47-51 “ Pesta Santo Mikael, Gabriel, Rafael” 
“berbahagialah mata yang melihat, apa yang kamu lihat”

Ketiga Malaikat itu dikenal sebagai malaikat-malaikat Agung baik dalam agama Kristen, Yahudi dan Islam. Gereja Katolik memperingatinya setiap tanggal 29 September, sementara gereja Ortodoks setiap tanggal 21 November. Kenapa disebut Agung, karena mau menunjuk strata tertinggi diantara para malaikat. Mereka adalah para demong, penghulu Malaikat.

Dalam tradisi orang Yahudi ada banyak Malaikat paling tidak ada 7 malaikat agung masih dianut oleh gereja ortodoks timur yang mereka namakan dewan malaikat yakni  Yegudiel, Gabriel, Selafiel, Mikhael, Uriel, Rafael, Barakhiel. 

Dalam seni rupa, malaikat-malaikat agung kadang kala digambarkan bersayap besar. Malaikat-malaikat agung yang lazimnya ditampilkan dalam karya-karya seni rupa adalah Gabriel, Mikael Rafael yang memiliki sayap, Mikhael,yang membawa pedang (di gereja Simpang dua Mikael digambarkan membawa “mandau”). 
Atau ada mantra yang sering diucapkan dalam tolak bala, berisi kata-kata "di depanku Rafael; di belakangku Gabriel; di kananku Mikhael; di kiriku Uriel..
Santo Gregorius Agung menggambarkan seperti ini: Mikael berarti “seperti Allah”, Gabriel berarti “keperkasaan Allah”, Rafael berarti “pengobatan Allah” (informasi ini bisa diklik di Wikipedia)

Dalam bacaan Injil pagi ini kita membaca: Kepada Natanael Yesus bilang, “Kamu  akan melihat hal-hal yang lebih besar dari ini. ” Dan dia berkata kepadanya, “ Aku berkata kepadamu, kamu akan melihat surga terbuka dan malaikat-malaikat Tuhan naik dan turun di atas Anak Manusia."

Yesus berbicara tentang dirinya kepada Natanael sebagai pribadi di mana para malaikat Tuhan naik dan turun dalam diri-Nya. Latar belakang ceritranya tentang malaikat yang naik dan turun dalam  mimpi  Yakub pada  Kitab Kejadian. Dalam mimpinya Yakob melihat sebuah tangga yang menghubungkan langit dan bumi dengan malaikat naik dan turun di atasnya. Ketika dia bangun dia menyimpulkan bahwa itulah tempat suci, gerbang surga, Yakub kemudian menamai tempat itu “Bethel” yang artinya  rumah Tuhan. 

Kita percaya Yesus adalah pintu surga, Rumah Tuhan. Ia datang ke dunia dengan cara yang beda sama sekali dari malaikat manapun. Wajah Yesus adalah wajah Tuhan. Ada banyak hal yang kita lihat dalam wajah Yesus, seperti yang dikatakannya kepada Natanael: “anda akan melihat hal hal yang lebih besar”. 

Saat melihat wajah Yesus kita sedang melihat ke surga, kita sedang melihat wajah Tuhan. Merasakan keheningan. Merasakan salib perjuangan hidup. Itulah mengapa Yesus dan bukan para malaikat yang menjadi pusat dari iman kita. 

Selamat pagi sahabat, saudari saudaraku. “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat”. God Bless You.

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com